Jakarta – Bank Indonesia (BI) menargetkan Indonesia menjadi pusat ekonomi syariah nomor satu di dunia. Target ambisius ini diumumkan saat pembukaan Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) ke-12, Rabu (8/10/2025).

Gubernur BI Perry Warjiyo menegaskan, industri ekonomi dan keuangan syariah Indonesia terus menunjukkan perkembangan positif.

“BI bersama para stakeholder dan masyarakat terus mendorong Indonesia sebagai pusat ekonomi dan keuangan syariah global,” ujar Perry di JIExpo Kemayoran.

ISEF, yang pertama kali digelar pada 2014, kini menjadi festival ekonomi syariah terbesar di dunia. Ajang ini dinilai berkontribusi besar terhadap pengembangan halal value chain, zakat, infak, sedekah, wakaf (ziswaf), serta ekonomi pesantren.

Perry menjelaskan, ekonomi dan keuangan syariah menjadi salah satu strategi utama dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025-2029.

BI mengembangkan tiga pilar utama, yaitu halal value chain berkelanjutan, optimalisasi blended finance ziswaf, serta akselerasi digitalisasi syariah.

“BI berkomitmen memperkuat sinergitas agar ekonomi syariah kita terus maju dan memberi manfaat bagi umat,” tegas Perry.

Dalam kesempatan tersebut, Perry juga meminta arahan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto terkait empat agenda strategis ISEF tahun ini.

Agenda tersebut meliputi peluncuran Master Plan Ekonomi dan Keuangan Syariah Indonesia (MEKSI) 2025-2029, sinergi pusat-daerah, peningkatan investasi melalui sukuk dan operasi moneter syariah, serta peluncuran database ziswaf terintegrasi.

ISEF 2025 menjadi puncak rangkaian kegiatan yang dimulai sejak Juni 2025 melalui Festival Ekonomi Syariah (Fesyar) di tiga kawasan, yakni Sumatra (Lampung), Kalimantan Barat, dan Jawa Timur.

Festival ini berlangsung selama lima hari, 8-12 Oktober 2025, menampilkan ratusan pelaku UMKM syariah, pameran produk halal, serta modest fashion show yang menghadirkan 11 desainer internasional dan lebih dari 1.000 karya nasional.

Saat ini, Indonesia menempati posisi tiga besar dunia dalam perkembangan ekonomi dan keuangan syariah. ISEF menjadi momentum evaluasi dan akselerasi untuk mencapai target nomor satu.

83175 mtwzykyk00gmmtal3n5kvxmf79fnutdz

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *