Jakarta – Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menyoroti lima mega tren global yang wajib diwaspadai.
Hal ini disampaikannya saat acara buka puasa bersama Partai Demokrat di Jakarta, Rabu (27/3/2024).
Menurut AHY, dunia tidak hanya dibayangi persoalan geopolitik dan keamanan internasional.
“Di luar persoalan geopolitik dan keamanan internasional, dunia juga menghadapi tantangan-tantangan global lainnya yang sama seriusnya, bahkan tidak bisa ditunda,” ujar AHY.
AHY memaparkan lima ancaman global tersebut:
- Pemanasan global dan krisis iklim: AHY menekankan perubahan iklim bukan lagi ancaman masa depan, melainkan realitas yang sudah dirasakan.
- Pertumbuhan populasi dunia: Lonjakan populasi dengan sumber daya alam terbatas berpotensi memicu kompetisi sengit antarnegara, bahkan konflik bersenjata.
- Arus urbanisasi: Diprediksi 70% populasi dunia akan tinggal di perkotaan. AHY menyoroti pentingnya pembangunan inklusif agar tidak ada masyarakat yang termarjinalkan.
- Disrupsi teknologi: Perkembangan pesat artificial intelligence (AI) dan robotika disebut sebagai persimpangan jalan.
- Kesenjangan sosial-ekonomi: AHY menyoroti widening gap yang semakin melebar. Pengentasan kemiskinan ekstrem dan pemerataan pembangunan harus menjadi prioritas utama.
Dalam kesempatan itu, AHY juga menyinggung konflik di Timur Tengah.
Ia berharap eskalasi tidak berkembang menjadi perang yang lebih besar.
“Kita semua tidak ingin Timur Tengah kemudian menjadi flashpoint yang bisa mengarah ke perang yang lebih dahsyat, apalagi menuju Perang Dunia Ketiga,” tegasnya.
AHY menilai Ramadhan tahun ini datang dalam suasana dunia yang penuh ketidakpastian.
“Ramadhan yang seharusnya menghadirkan ketenangan batin justru dibayangi rasa cemas dan duka mendalam,” ujarnya.







