Jakarta – Agusthinus Nitbani, guru honorer asal NTT, viral di media sosial.
Pengabdiannya selama 24 tahun dengan gaji minim menjadi sorotan.
Agus mengajar di SD Negeri Batu Esa, Desa Sumlili, Kecamatan Kupang Barat.
Ia hanya menerima gaji Rp 600 ribu per bulan.
Bahkan, terkadang gajinya dirapel enam bulan sekali.
Kisah Agus terungkap saat bertemu dengan pendiri komunitas kripto, Sulianto Indria Putra.
Agus bercerita, gaji tersebut tidak cukup untuk kebutuhan keluarganya.
Ia memiliki istri dan dua anak.
Pada Juli 2025, gajinya dipotong menjadi Rp 223 ribu karena alasan efisiensi.
Untuk memenuhi kebutuhan hidup, Agus memilih berkebun.
Ia juga menumpang truk untuk pergi ke sekolah demi menghemat biaya.
Meski gajinya kecil, Agus tetap bersemangat mengajar.
Ia tidak pernah berpikir untuk meninggalkan dunia pendidikan.







