Solo – Mantan pembalap F1, Rio Haryanto, menyayangkan dokumen pribadinya tersebar.
Pegawai kelurahan di Solo, Jawa Tengah, diduga menjadi penyebabnya. Rio khawatir data tersebut disalahgunakan.
Rio mengaku kaget dengan kejadian itu.
Meski begitu, ia memaafkan pegawai kelurahan berinisial A.
“Yang bersangkutan juga sudah datang ke kantor, meminta maaf,” ujarnya.
“Apalagi ini di bulan puasa Ramadan, kita harus saling memaafkan.”
Rio berharap petugas Pemkot Solo lebih hati-hati. Ia berharap kasus ini jadi pelajaran.
Pemkot Solo telah memanggil pegawai tersebut. Sidang sudah dilakukan pada Jumat (20/2).
Kepala BKPSDM Solo, Beni Supartono, enggan mengungkap sanksi. Ia menyerahkannya kepada Wali Kota Respati Ardi.
“Tindak lanjutnya sudah kami lakukan,” kata Beni.
“Yang bersangkutan nantinya akan mendapatkan hukuman yang sesuai.”
Menurutnya, tindakan pegawai itu merugikan citra Pemkot Solo.
“Jadi pasalnya adalah kerugian dari Pemerintah Kota berkaitan dengan pelayanan yang jelek,” pungkasnya.












