Jakarta – Isu poligami kembali menjadi sorotan publik. Pesulap Merah ikut berkomentar soal penerimaan masyarakat Indonesia terhadap praktik ini.
Menurutnya, meski mayoritas penduduk Indonesia beragama Islam, tidak banyak yang bisa menerima poligami.
Pernyataan ini muncul di tengah polemik rumah tangganya.
Pesulap Merah, atau Marcel Radhival, mengunggah klarifikasi dan permintaan maaf di Instagram. Ia membahas respons masyarakat terhadap kehidupan pribadinya, termasuk isu poligami.
“Saya tau betul walaupun INDONESIA ini mayoritas muslim, tapi yang bisa menerima tentang poligami ini sangat minoritas,” kata Pesulap Merah, Sabtu, 21 Februari 2026.
Sebelumnya, Pesulap Merah menyinggung perspektif Fiqih Islam. Ia menyebut izin istri pertama bukan syarat sah untuk menikah lagi.
“Dalam Fiqih Islam persetujuan istri pertama itu tidak menjadi syarat untuk pernikahan,” katanya.
Pesulap Merah dan istri keduanya, Ratu Rizky Nabila, meminta maaf atas kegaduhan yang terjadi.
“Dibulan suci Ramadhan ini, Saya dan istri mau meminta maaf atas berita yang beredar perihal rumah tangga kami. Tidak saya pungkiri, saya manusia biasa yang tidak luput dari kesalahan,” tulis Pesulap Merah.
Ia menilai banyak tuduhan yang tidak sesuai fakta. Ia pun meminta keluarganya untuk bersabar dan memaafkan.
“Apapun tuduhan dan penilaian diluar sana terhadap rumah tangga kami, walaupun tuduhannya banyak yang tidak sesuai fakta, saya meminta istri saya, orang tua saya, dan keluarga besar saya untuk tetap SABAR dan MEMAAFKAN,” tulisnya.
Pesulap Merah menegaskan komitmennya untuk tidak membuka aib siapa pun. Ia mengklaim telah berupaya menyelesaikan persoalan secara kekeluargaan, namun belum mendapatkan respons.







