Showbiz

Istri Sopir Inara Ungkap “Gosip” CCTV Ilegal!

101
×

Istri Sopir Inara Ungkap “Gosip” CCTV Ilegal!

Sebarkan artikel ini
inara-rusli-insanul-fahmi-disebut-lakukan-hal-tak-patut,-terkuak-motif-istri-mantan-sopir-kasih-rekaman-cctv-ke-mawa
inara rusli insanul fahmi disebut lakukan hal tak patut, terkuak motif istri mantan sopir kasih rekaman cctv ke mawa

Jakarta – Kasus dugaan akses ilegal rekaman CCTV di kediaman Inara Rusli terus bergulir. Istri mantan sopir Inara, S, diperiksa penyidik pada Rabu (18/2/2026).

Pemeriksaan ini terkait dugaan kebocoran rekaman CCTV. Kasus ini berujung laporan hukum.

Kuasa hukum S, Sukardi, menjelaskan kliennya dimintai keterangan soal peran dalam dugaan akses ilegal. Pemeriksaan dilakukan di Bareskrim Mabes Polri.

“Pada intinya bagaimana peran dan keterkaitan dari istri saksi A atau sopir ini berkaitan dengan rekaman CCTV. Kira-kira seperti itu,” kata Sukardi usai pemeriksaan.

S diduga menjadi pihak pertama yang menyampaikan informasi kedekatan Inara dengan Insanul Fahmi kepada Wardatina Mawa. Informasi itu bermula dari percakapan internal karyawan.

“Peran istri si A ini penghubung pertama yang memberikan informasi, menanyakan terlebih dahulu apakah IF ini terikat pernikahan dengan M. Karena masih, akhirnya disampaikanlah hal tersebut,” lanjut Sukardi.

S mengetahui dugaan hubungan itu dari grup percakapan berisi A dan karyawan Inara lainnya. Di grup itu, mereka membahas kedekatan Inara dan Insanul yang dinilai tidak pantas.

“Obrolan di grup itu hanya berisikan gosip saja atau gibah terkait hubungan khusus antara IR dan IF. Jadi pada dasarnya semua ini antara asisten pribadi dan semua satu paham tindakan IR dan IF ini tidak patut,” ungkapnya.

Insanul disebut beberapa kali datang ke rumah Inara. Hal ini memicu ketidaknyamanan pekerja.

“IF itu sudah sekitar lima kali datang ke rumah IR sehingga antara pekerja-pekerja itu merasa risih. Sampailah kepada kesimpulan bahwa tindakan ini tidak patut,” sambungnya.

Kasus ini bermula dari laporan Inara pada November 2025 ke Dittipidsiber Bareskrim Polri. Ia melaporkan dugaan akses ilegal CCTV setelah rekaman itu diduga bocor ke Wardatina Mawa.

Rekaman itu disebut menjadi bagian bukti laporan Mawa ke Polda Metro Jaya terkait dugaan perzinaan. Penyidik kini mendalami bagaimana rekaman itu bisa diakses dan tersebar.

Peran pihak yang mengetahui, menyimpan, hingga menyebarkan informasi menjadi fokus utama. Kasus ini membuka tabir konflik internal menjadi proses hukum serius.