Jakarta – Anggota DPRD Provinsi Riau menyambut baik Proyek Strategis Nasional (PSN) di Pekanbaru.
Salah satu proyek yang disoroti adalah pembangunan pabrik pakan ternak.
Proyek ini dinilai akan berdampak besar pada ekonomi daerah dan membuka lapangan kerja.
Anggota DPRD Riau, Ginda Burnama, menilai PSN ini sebagai langkah strategis.
Menurutnya, pabrik pakan ternak tak hanya memperkuat sektor peternakan.
Namun juga memberikan efek domino bagi perekonomian daerah.
“Dengan adanya pabrik pakan ternak ini, nantinya dapat memajukan perekonomian dan membuka lapangan pekerjaan,” kata Ginda.
“Sehingga Provinsi Riau, khususnya Kota Pekanbaru, dapat berjalan dengan baik dan semakin berkembang,” lanjutnya.
Ginda menyebut proyek ini sejalan dengan komitmen pemerintah pusat.
Ia menilai keterlibatan pemerintah pusat penting untuk memastikan proyek berjalan optimal.
Ginda berharap pembangunan pabrik pakan ternak bisa dimulai pada 2026.
Ia juga ingin informasi proyek ini disampaikan terbuka kepada masyarakat.
“Saya berharap pembangunan ini bisa segera dimulai pada 2026,” ujarnya.
“Kabar baik ini juga perlu disampaikan kepada masyarakat agar dapat menumbuhkan optimisme dan semangat kebangkitan ekonomi,” imbuhnya.
Pemkot Pekanbaru telah menyiapkan lahan seluas 45 hektare di Kawasan Industri Tenayan (KIT).
Lahan ini akan menjadi pusat kawasan peternakan terintegrasi.
Di kawasan itu, tak hanya pabrik pakan ternak yang dibangun.
Namun juga berbagai fasilitas pengolahan produk turunan.
Mulai dari pengolahan pakan, produksi daging ayam, telur ayam, hingga industri turunan berbasis daging ayam.







