Banda Aceh – Kabupaten Aceh Utara kekurangan 73 ribu perlengkapan sekolah untuk siswa yang terdampak banjir dan longsor. Bantuan mendesak diperlukan untuk memulihkan sektor pendidikan.
Pj Bupati Aceh Utara, Ismail A Jalil, mengatakan kebutuhan mendesak ini.
Perlengkapan sekolah yang dibutuhkan berupa seragam, sepatu, tas, buku, dan alat tulis.
Pemerintah Aceh Utara terus berkoordinasi dengan Kemendikdasmen melalui Dinas Pendidikan Aceh Utara. Koordinasi ini dilakukan untuk memenuhi kebutuhan perlengkapan sekolah.
Saat ini, 345 sekolah di Aceh Utara sudah belajar normal.
Namun, 242 sekolah masih belajar lesehan, tiga di tenda darurat, 20 bergantian, dan lima kunjungan ke pengungsian.
Sebanyak 345 sekolah menggunakan kurikulum reguler. Sisanya menggunakan kurikulum darurat, di mana siswa dan guru boleh datang tanpa seragam.
Pemkab Aceh Utara mengapresiasi dukungan semua pihak dalam penanganan bencana.
“Terima kasih kepada semua pihak atas dukungan selama penanganan bencana banjir,” ujar Ismail A Jalil.
Dukungan masyarakat, relawan, TNI/Polri, ASN, Pemerintah Aceh, dan Pemerintah Pusat sangat membantu.







