Bandung – Pemerintah mempercepat penyaluran Bantuan Langsung Tunai Kesejahteraan (BLT Kesra) dengan target tuntas awal Desember. Saat ini, lebih dari separuh target nasional telah terealisasi.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf memastikan penyaluran BLT Kesra di Kota Bandung berjalan lancar melalui PT Pos Indonesia (Persero) Kantorpos KCU Bandung.
“Alhamdulillah, dari 12 juta KPM, sudah tersalur lebih dari 50 persen,” kata Saifullah saat meninjau langsung proses penyaluran.
Kemensos terus memperbarui data penerima manfaat untuk memastikan ketepatan sasaran.
“Per hari ini, kami akan mengirim lagi ke BPS 1.300.000 lebih KPM baru yang telah diverifikasi,” ujar Saifullah. Total, lebih dari 30 juta data penerima manfaat telah terverifikasi dan siap disalurkan bertahap.
PT Pos Indonesia menerapkan tiga pola penyaluran BLT Kesra.
Plt Direktur Utama Pos Indonesia, Haris, menjelaskan pola tersebut meliputi pembayaran di kantor pos, penyaluran berbasis komunitas, dan layanan antar untuk lansia serta warga sakit.
Hingga kini, Pos Indonesia telah menyalurkan bantuan kepada 7,2 juta penerima atau 58 persen dari total 12 juta KPM.
“Kami menargetkan penyaluran selesai pada akhir November,” tegas Haris.
Namun, penyaluran di wilayah terdampak bencana di Sumatra mengalami kendala dengan realisasi masih rendah di angka 25 persen. Masyarakat masih fokus pada pengungsian.
Sejumlah penerima manfaat di Bandung menyampaikan rasa syukur atas bantuan BLT Kesra sebesar Rp900.000.
“Bantuan ini sangat membantu sekali,” kata Aneu Muliyati, wali dari Deri Muhammad Ginajar, penyandang down syndrome.
Fitriani, penerima manfaat lainnya, mengaku bantuan tersebut akan digunakan untuk kebutuhan sehari-hari dan biaya sekolah anak.














