Berita

Penggunaan QRIS di Kepulauan Seribu Tertinggal Jauh dari Jakarta, BI Ungkap Alasannya

138
×

Penggunaan QRIS di Kepulauan Seribu Tertinggal Jauh dari Jakarta, BI Ungkap Alasannya

Sebarkan artikel ini
penggunaan-qris-di-kepulauan-seribu-tertinggal-jauh-dari-jakarta,-bi-ungkap-alasannya
penggunaan qris di kepulauan seribu tertinggal jauh dari jakarta, bi ungkap alasannya

Pulau Pari – Jakarta menjadi motor penggerak utama transaksi digital QRIS di Indonesia, namun Kepulauan Seribu masih perlu mengejar ketertinggalan.

Bank Indonesia (BI) mencatat, Jakarta menyumbang 37,35% dari total volume transaksi QRIS nasional per September 2025.

Kepala Perwakilan BI Provinsi Jakarta, Iwan Setiawan, mengungkapkan digitalisasi di Jakarta menunjukkan tren positif yang signifikan.

Jakarta bahkan dinobatkan sebagai Pemda Digital dengan Indeks Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD) mencapai 97,73% pada semester I 2025. QRIS berkontribusi 3,41% terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Volume transaksi QRIS mencapai sekitar 3,8 miliar transaksi pada Kuartal III 2025, tumbuh 182 persen secara tahunan,” ujar Iwan saat berada di Pulau Pari, Kepulauan Seribu, Senin (17/11/2025).

Pertumbuhan pesat ini didukung oleh 6,3 juta merchant dan 6 juta pengguna QRIS di Jakarta.

Sayangnya, adopsi QRIS di Kepulauan Seribu masih minim.

Hingga September 2025, baru 4.300 merchant (0,08% dari total Jakarta) yang menggunakan QRIS, dengan volume transaksi sekitar 22 ribu (0,004% dari total Jakarta).

Iwan menjelaskan, tantangan utama meliputi konektivitas yang belum merata, terbatasnya layanan penyedia jasa pembayaran, dan tingkat literasi digital masyarakat yang bervariasi. Kondisi geografis kepulauan juga menjadi kendala tersendiri.

Padahal, Kepulauan Seribu memiliki potensi besar sebagai kawasan wisata digital, mengingat sebagian besar masyarakatnya bekerja di sektor pariwisata.

BI Jakarta terus berupaya mendorong pengembangan ekowisata berkelanjutan dan inklusif di Kepulauan Seribu, serta memperkuat ekosistem digital.

Implementasi QRIS Cross Border diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan wisatawan mancanegara, sementara QRIS Tap berpotensi mendukung efisiensi pembayaran transportasi antarpulau.

Berbagai upaya perluasan akseptasi QRIS telah dilakukan, termasuk FGD Elektronifikasi Destinasi Wisata bersama Balai TN Kepulauan Seribu dan Pemprov Jakarta.

Targetnya, pembayaran digital dapat diterapkan di titik-titik strategis destinasi wisata.

Ke depan, BI Jakarta akan memperkuat sinergi kebijakan dan mendorong digitalisasi berkelanjutan, dengan fokus pada optimalisasi infrastruktur sosial-digital, peningkatan akses layanan keuangan digital, dan penguatan literasi digital masyarakat.

Salbi (51), pemilik warung makan di Pulau Pari, merasakan langsung manfaat QRIS.

“Dengan QRIS jadi gampang. Saya juga enggak perlu repot menyediakan uang kembalian,” ungkapnya.

6e18784ac0d38a4df3961d7350797c12.jpg
Berita

Ringkasan Berita: Timnas Inggris akhirnya berhasil memutus kutukan babak perempat final Piala Dunia Skuad The Three Lions memastikan tiket semifinal Piala Dunia 2026 usai meraih kemenangan dramatis 2-1 di Stadion Hard Rock, Miami, Florida, Amerika Serikat, Minggu (12/7/2026) Sebelumnya, Inggris hanya tiga kali mampu melewati fase perempat final, yakni pada Piala Dunia 1966, 1990, dan 2018 Sementara tujuh edisi lainnya berakhir dengan kekalahan,…