Berita

Tim Reformasi Polri Prabowo Akan Diskusi Bareng Gerakan Nurani Bangsa

108
×

Tim Reformasi Polri Prabowo Akan Diskusi Bareng Gerakan Nurani Bangsa

Sebarkan artikel ini
tim-reformasi-polri-prabowo-akan-diskusi-bareng-gerakan-nurani-bangsa
tim reformasi polri prabowo akan diskusi bareng gerakan nurani bangsa

Jakarta – Komisi Percepatan Reformasi Polri bentukan Presiden Prabowo Subianto tancap gas. Diskusi publik perdana akan digelar bersama Gerakan Nurani Bangsa (GNB) pada Kamis (13/11).

Agenda ini menjadi langkah awal komisi dalam menjaring aspirasi masyarakat terkait reformasi di tubuh kepolisian.

Ketua Komisi Percepatan Reformasi Polri, Jimly Asshidiqie, memastikan timnya akan bekerja intensif selama tiga bulan ke depan.

“Selama 3 bulan diharapkan tim ini akan bekerja maraton,” ujar Jimly di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (10/11).

Rapat rutin mingguan telah diagendakan untuk membahas berbagai masukan dan merumuskan rekomendasi.

Selain GNB, komisi juga berencana mengundang berbagai elemen masyarakat.

Akademisi, mahasiswa, hingga perwakilan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) akan dimintai masukan.

GNB sendiri beranggotakan tokoh-tokoh nasional lintas latar belakang.

Sebut saja Sinta Nuriyah Wahid, Quraish Shihab, Franz Magnis-Suseno, Gomar Gultom, Kardinal Ignatius Suharyo, hingga Lukman Hakim Saifuddin.

Jimly menjamin seluruh aspirasi masyarakat akan diterima dan dikaji mendalam.

“Selama dua bulan pertama mudah-mudahan sudah bisa dirumuskan rekomendasi yang akan menjadi kebijakan-kebijakan baru dalam rangka reformasi kepolisian ini,” kata Jimly.

Presiden Prabowo melantik Komisi Percepatan Reformasi Polri pada Jumat (7/11) di Istana Kepresidenan Jakarta.

Komisi ini beranggotakan 10 orang.

Selain Jimly Asshiddiqie, ada nama-nama seperti Mahfud MD, Tito Karnavian, Idham Azis, Badrodin Haiti, Ahmad Dofiri, Yusril Ihza Mahendra, Otto Hasibuan, dan Supratman Andi Agtas.