Jakarta – Superbank, bank digital yang didukung oleh Grab, Emtek, Singtel, dan KakaoBank, berhasil membukukan laba sebelum pajak sebesar Rp 80,9 miliar pada kuartal III 2025.
Lonjakan laba ini didorong oleh pertumbuhan pendapatan bunga bersih yang fantastis, mencapai 176 persen atau setara dengan Rp 1,1 triliun.
Presiden Direktur Superbank, Tigor M. Siahaan, mengungkapkan bahwa kinerja positif ini mencerminkan fundamental bisnis digital yang semakin kuat.
“Integrasi layanan dengan Grab dan OVO yang berkembang pesat membuktikan bahwa pendekatan digital-first mampu menghasilkan pertumbuhan yang sehat,” tegas Tigor dalam keterangan tertulis, Selasa (21/10/2025).
Sejak diluncurkan pada Juni 2024, aplikasi digital Superbank telah menjaring lima juta nasabah.
Selain itu, rata-rata transaksi harian juga mengalami peningkatan signifikan, lebih dari 40 persen dibandingkan kuartal sebelumnya.
Superbank mencatat penyaluran kredit sebesar Rp 9,04 triliun, tumbuh 84 persen. Total aset bank ini juga melonjak 70 persen menjadi Rp 16,5 triliun.
Kepercayaan publik terhadap layanan digital Superbank tercermin dari peningkatan dana pihak ketiga (DPK) yang mencapai 203 persen, menjadi Rp 9,8 triliun.














