Berita

Panglima OPM Tewas dalam Operasi di Pegunungan Bintang

91
×

Panglima OPM Tewas dalam Operasi di Pegunungan Bintang

Sebarkan artikel ini
tni-klaim-tewaskan-panglima-opm-di-pegunungan-bintang-papua
tni klaim tewaskan panglima opm di pegunungan bintang papua

Pegunungan Bintang – Operasi penyerangan markas Organisasi Papua Merdeka (OPM) di Distrik Kiwirok, Pegunungan Bintang, menewaskan Panglima Kodap XV Ngalum Kupel, Lamek Alipky Taplo.

Komando Operasi Swasembada Papua mengonfirmasi kematian Lamek Taplo bersama tiga anggota OPM lainnya pada Minggu (19/10).

Letkol Inf Renaldy, Asintelter Koops Swasembada Papua, menjelaskan operasi ini merupakan respons atas informasi intelijen terkait aktivitas kelompok bersenjata OPM pimpinan Lamek Taplo.

“Langkah ini adalah bagian dari upaya memulihkan stabilitas keamanan di wilayah perbatasan negara, khususnya di Distrik Kiwirok,” tegas Renaldy dalam keterangan tertulis, Selasa (21/10).

Menurut Renaldy, kelompok Lamek Taplo selama ini aktif melakukan aksi teror, pemerasan, dan intimidasi terhadap warga sipil.

Lamek Alipky Taplo dikenal sebagai salah satu pimpinan OPM yang paling aktif dan radikal di wilayah Pegunungan Bintang.

Sejak 2020 hingga 2025, kelompoknya tercatat melakukan berbagai aksi kekerasan dan teror yang menyebabkan enam korban jiwa, delapan luka berat, serta kerugian materiil.

Pasca-operasi, situasi di Distrik Kiwirok dilaporkan berangsur kondusif.

Aparat gabungan TNI-Polri meningkatkan pengamanan dan patroli di sejumlah titik strategis untuk mencegah potensi gangguan keamanan lanjutan.

“Tewasnya Lamek Alipky Taplo merupakan pukulan telak bagi struktur OPM di wilayah Pegunungan Bintang,” pungkas Renaldy.