Padang – Kebakaran hebat melanda kawasan padat penduduk di Jalan Pemancungan, Padang Selatan, Kamis (9/10), menyebabkan 19 kepala keluarga kehilangan tempat tinggal. Api melahap 15 bangunan.
Diduga kuat, penyebab kebakaran adalah aktivitas pembakaran sampah yang dilakukan warga.
Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Padang langsung bergerak cepat dengan mengerahkan 15 unit armada dan 120 personel untuk memadamkan api.
Rinaldi, Kasi Operasional Damkar Kota Padang, mengungkapkan bahwa petugas berjibaku selama lebih dari dua jam untuk menjinakkan si jago merah.
“Kami menerima laporan dari warga sekitar pukul 10.21 WIB mengenai kebakaran di daerah Pemancungan. Menurut keterangan, api berasal dari pembakaran sampah,” jelas Rinaldi.
Angin kencang mempercepat penyebaran api, terutama karena rumah-rumah semi permanen di lokasi tersebut saling berdempetan.
Akses jalan yang sempit menjadi kendala utama bagi petugas pemadam kebakaran.
“Akses jalan di lokasi sangat kecil, rumah-rumah padat dan berdekatan. Hal ini menyulitkan armada untuk mencapai titik api,” imbuh Rinaldi.
Meskipun tidak ada korban jiwa, kerugian materi akibat kebakaran ini diperkirakan mencapai Rp 2 miliar.
Pihak Damkar mengimbau masyarakat untuk tidak membakar sampah sembarangan, terutama saat kondisi angin bertiup kencang.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak lagi membakar sampah sembarangan, apalagi saat angin kencang. Jika terjadi keadaan darurat, segera hubungi Padang Sigap 112 atau Damkar 113,” tegas Rinaldi.












