Fenesia – Abelia Anggi Wardani, peraih 12 beasiswa luar negri, kelahiran 12 Desember 1989.
Perjalanan Panjang Abel

Tanpa mengenal lelah dan bosan, Abellia Anggi Wardani berulang kali mendaftar beasiswa sejak awal menjadi mahasiswa. Bukan sekadar mengejar tambahan biaya, lebih dari itu, beasiswa bagi gadis kelahiran 12 Desember 1989 itu ia gunakan untuk mengejar impiannya mengenyam pendidikan di luar negeri.
Hasil memang tidak pernah mengkhianati proses, dalam kurun waktu 10 tahun, 12 beasiswa dan grant sudah dalam enggamannya. Saat ini, Abel—panggilan akrabnya, sedang berada di Belanda untuk menyelesaikan studi program PhD dalam bidang Culture Studies, Universitas Tilburg, Belanda, yang diperolehnya melalui beasiswa LPDP.
Motivasi Seorang Abellia

Beasiswa pertama yang diperoleh Abel adalah beasiswa Pengembangan Potensi Akademik (PPA) dari UI. Berhasil mendapatkan satu beasiswa memotivasi Abel mencari beasiswa lagi. Beasiswa kuliah di luar negeri pertamanya adalah gabungan dari beberapa beasiswa.
“Di tahun terakhir S1, saya mendapat kesempatan untuk menempuh program double degree yang merupakan kerja sama antara UI dan Université d’Angers, Prancis. Di sana saya mengambil jurusan Manajemen Pariwisata. Untuk bisa berkuliah di Prancis, saya mendapat bantuan beasiswa dari Pemerintah Prancis (Bourse du Gouvernement Français) ” Ucapnya.
Abel mengungkapkan bahwa hambatan umum yang sering ditemukan adalah persyaratan administratif, yang kadang berhubungan dengan penilaian substantif.
Kini, pengalaman Abel mencari dan mendapatkan beasiswa telah dituangkan dalam sebuah buku yang ditulisnya sendiri berjudul “Meraih Mimpi dengan Beasiswa”







