Berita

Pintu Kos Berulang Kali Menutup Saat Rekonstruksi Mutilasi

92
×

Pintu Kos Berulang Kali Menutup Saat Rekonstruksi Mutilasi

Sebarkan artikel ini
polisi-dibuat-merinding!-pintu-kos-berulang-kali-menutup-sendiri-saat-rekonstruksi-mutilasi-tiara
polisi dibuat merinding! pintu kos berulang kali menutup sendiri saat rekonstruksi mutilasi tiara

Mojokerto – Rekonstruksi kasus mutilasi Tiara Angelina Saraswati (25) di Mojokerto diwarnai kejadian aneh. Pintu sebuah rumah kos tiba-tiba menutup sendiri saat rekonstruksi berlangsung, Rabu (17/9/2025).

Polisi menggelar rekonstruksi di rumah kos kawasan Lidah Wetan, Mojokerto. Pelaku, Alvi Maulana (24), memperagakan 33 adegan.

Alvi, pria asal Sumatera Utara, memperagakan detail bagaimana ia menjemput, membunuh, hingga membuang bagian tubuh korban.

Momen mencekam terjadi saat adegan penusukan di lantai dua.

Kejadian aneh terjadi saat rekonstruksi. Pintu di lantai satu, tempat Alvi sebelumnya dikunci korban, tiba-tiba menutup sendiri dengan keras.

Petugas yang berjaga terkejut mendengar suara benturan pintu.

Awalnya, petugas menduga pintu tertiup angin. Namun, setelah dibuka, pintu itu kembali menutup dengan keras tanpa ada hembusan angin.

“Gak onok angin lho padahal. Kok nutup dewe ngene (Tidak ada angin, kok pintunya bisa menutup sendiri begini),” ujar seorang anggota Sat Reskrim Polres Mojokerto, seperti dikutip dari Instagram @ini_surabaya, Jumat (19/9/2025).

Keanehan berulang, membuat petugas bingung karena posisi rumah kos tertutup bangunan kosong.

“Angin dari mana ini. Padahal gak ada angin. ‘Mbak kita mau mencari keadilan buat mbaknya (Tiara),” kata petugas lain sambil membuka pintu.

Setelah pelaku memperagakan adegan mutilasi di kamar mandi lantai satu, pintu misterius itu tidak lagi menutup.

Kasat Reskrim Polres Mojokerto, AKP Fauzy Pratama, menjelaskan bahwa 33 adegan diperagakan Alvi, menggambarkan kronologi kejahatan secara lengkap.

“Total ada 33 adegan yang diperagakan pelaku. Mulai dari datang menjemput hingga membuang bagian tubuh korban,” ungkap AKP Fauzy.