Berita

EEHV Renggut Nyawa Anak Gajah di Tesso Nilo

162
×

EEHV Renggut Nyawa Anak Gajah di Tesso Nilo

Sebarkan artikel ini
terungkap!-ini-penyebab-kematian-anak-gajah-tari
terungkap! ini penyebab kematian anak gajah tari

Pekanbaru – Kabar duka datang dari Balai Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN), Riau. Anak gajah bernama Kalistha Lestari (Tari) dinyatakan positif terinfeksi virus herpes gajah (EEHV).

Virus mematikan ini diduga kuat menjadi penyebab kematian Tari.

Kepala Balai TNTN, Heru Sutmantoro, menjelaskan virus EEHV menyerang organ hati anak gajah tersebut. Virus ini dikenal sangat mematikan karena perkembangannya yang cepat dan sulit ditangani.

“Virus ini hanya menular antar gajah dan tidak dipengaruhi oleh pengunjung maupun interaksi manusia,” tegas Heru, Senin (15/9/2025).

Sebelumnya, Tari ditemukan tak bernyawa di area camp Elephants Flying Squad SPTN Wilayah I Lubung Kembang Bunga, Pelalawan, Riau pada 10 September 2025.

Tim Elephants Flying Squad dan para mahout telah berupaya maksimal memberikan perawatan terbaik bagi Tari. Namun, upaya tersebut tidak membuahkan hasil.

“Kehilangan Tari menjadi duka mendalam bagi kami,” ujar Heru.

Sehari sebelum kematiannya, gajah betina berumur 2 tahun 10 hari itu masih tampak sehat dan bermain seperti biasa. Nafsu makannya pun normal tanpa tanda-tanda kelemahan.

Pada Rabu (10/9/2025) sekitar pukul 08.00 WIB, mahout menemukan Tari dalam keadaan berbaring tanpa gerakan dan dinyatakan mati. Dokter hewan segera melakukan pemeriksaan fisik.

Hasil pemeriksaan awal menunjukkan tidak ada luka atau trauma pada tubuh Tari, namun perutnya terlihat sedikit menggembung.