BeritaPemerintahan

Rahmat Saleh Tegaskan Perlu Roadmap untuk Kawasan Konservasi

124
×

Rahmat Saleh Tegaskan Perlu Roadmap untuk Kawasan Konservasi

Sebarkan artikel ini

Palembang – Komisi IV DPR RI menyoroti pentingnya keseimbangan antara konservasi dan pengembangan pariwisata berkelanjutan dalam kunjungan kerja spesifik ke Taman Wisata Alam (TWA) Punti Kayu, Palembang, pada Jumat (18/7/2025).

Dalam kunjungan ini, anggota Komisi IV menelusuri kawasan konservasi yang menjadi satu-satunya hutan kota di Palembang, sekaligus salah satu destinasi wisata alam unggulan di Sumatera Selatan.

Para legislator meninjau langsung fasilitas wisata, jalur trekking, serta keanekaragaman flora dan fauna yang hidup di dalamnya.

Anggota Komisi IV, Rahmat Saleh, mengapresiasi peran strategis TWA Punti Kayu dalam mendukung ekosistem kota dan memberi nilai tambah ekonomi melalui sektor pariwisata berbasis lingkungan.

Namun, ia juga menekankan pentingnya rambu-rambu kebijakan agar pengembangan wisata tidak mengganggu fungsi utama kawasan sebagai zona konservasi.

“Fungsi wisata dan konservasi harus seimbang. Jangan sampai potensi ekonomi merusak keberlanjutan ekologi,” kata Rahmat Saleh di sela kunjungan.

Dalam dialog dengan pengelola, Komisi IV mencermati sejumlah kendala yang dihadapi dalam menjaga kawasan, mulai dari keterbatasan anggaran, ancaman alih fungsi lahan, hingga kurangnya integrasi program dari pusat dan daerah.

Komisi IV menyatakan komitmennya untuk menyuarakan kebutuhan kawasan konservasi perkotaan dalam pembahasan anggaran dan legislasi mendatang.

Termasuk, memperjuangkan alokasi anggaran yang dapat digunakan untuk pemeliharaan fasilitas, edukasi lingkungan, hingga peningkatan kapasitas SDM pengelola.

Kunjungan ini ditutup dengan penekanan dari Komisi IV agar pelestarian kawasan TWA Punti Kayu tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi melibatkan sektor swasta dan partisipasi aktif masyarakat sekitar.

Komisi juga akan menyusun laporan resmi sebagai bahan rekomendasi kepada kementerian terkait.