Berita

Sri Mulyani Dorong Sistem Data Terotomasi untuk Optimalkan Penerimaan Negara

77
×

Sri Mulyani Dorong Sistem Data Terotomasi untuk Optimalkan Penerimaan Negara

Sebarkan artikel ini
sri-mulyani-dorong-sistem-data-terotomasi-untuk-optimalkan-penerimaan-negara
sri mulyani dorong sistem data terotomasi untuk optimalkan penerimaan negara

Jakarta – Kementerian Keuangan (Kemenkeu) terus berupaya mengoptimalkan penerimaan negara melalui penguatan sinergi data antar lembaga. Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menegaskan hal ini usai menghadiri Rapat Koordinasi Gabungan Bidang Penerimaan di Pusdiklat Anggaran dan Perbendaharaan, Bogor, Jumat (11/7).

Sri Mulyani melalui akun Instagram pribadinya @smindrawati, Sabtu (12/7/2025), menyampaikan apresiasinya atas kemajuan yang telah dicapai dalam pertukaran data. “Hari ini, saya menghadiri Rapat Koordinasi Gabungan Bidang Penerimaan yang merupakan forum penting dalam membangun mekanisme dan kapasitas institusi @kemenkeuri untuk bisa bekerja lebih terintegrasi dan lebih reliable, khususnya dalam rangka optimalisasi penerimaan negara,” tulis Sri Mulyani.

Menurutnya, fondasi penting dalam membangun cara kerja baru yang lebih kredibel dan memberikan kepastian kepada Wajib Pajak adalah koordinasi yang semakin kuat dan integritas data yang semakin solid. “Saya menyampaikan apresiasi atas berbagai kemajuan yang telah dicapai – pertukaran data menjadi lebih cair, koordinasi menjadi lebih kuat, dan integrity of data yang makin solid. Fondasi yang bagus dalam membangun cara kerja baru yang lebih kredibel dan memberikan kepastian kepada Wajib Pajak,” tulisnya.

Sri Mulyani juga mendorong agar Kemenkeu dapat membangun sistem pertukaran data yang terotomasi dan berjalan reguler. Ia menilai hal ini sebagai terobosan dalam menciptakan ekosistem perpajakan yang predictable, adil, dan akuntabel. “Ke depan, saya harap Kemenkeu dapat membangun sebuah sistem pertukaran data yang terotomasi dan reguler. Ini merupakan terobosan dalam menciptakan ekosistem perpajakan yang predictable, adil, dan akuntabel,” tutur Sri Mulyani.

Lebih lanjut, Sri Mulyani berharap agar kemajuan ini dapat terus berlanjut dan memberikan dampak positif pada optimalisasi penerimaan negara. “Harapan saya sungguh besar, semoga berbagai progress yang impresif ini terus berlanjut dan berdampak positif pada optimalisasi penerimaan negara yang berkualitas,” tulisnya.

Sebagai informasi, Kemenkeu menargetkan penerimaan perpajakan pada APBN 2025 mendekati Rp2.490,9 triliun, sementara realisasinya diperkirakan Rp2.387 triliun. Kunci untuk mencapai target tersebut adalah optimalisasi sistem data, integrasi informasi fiskal, dan transparansi lintas unit.