Berita

Prabowo Subianto Berduka atas Wafatnya Tokoh Pencak Silat Eddie Marzuki Nalapraya

77
×

Prabowo Subianto Berduka atas Wafatnya Tokoh Pencak Silat Eddie Marzuki Nalapraya

Sebarkan artikel ini
prabowo:-eddie-nalapraya-luar-biasa-melestarikan-pencak-silat
prabowo: eddie nalapraya luar biasa melestarikan pencak silat

FENESIA – Presiden Prabowo Subianto menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya mantan Ketua Umum Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI), Eddie Marzuki Nalapraya.

Prabowo menilai bahwa tokoh yang juga pernah menjabat sebagai Wakil Gubernur Jakarta periode 1984-1987 tersebut memiliki kontribusi besar dalam pengembangan dan pelestarian pencak silat.

“Turut berduka cita atas wafatnya tokoh pencak silat kebanggaan Indonesia, Eddie Marzuki Nalapraya, yang semasa hidupnya berperan luar biasa dalam membina dan melestarikan pencak silat sebagai warisan budaya bangsa,” tulis Prabowo melalui akun Instagramnya pada Selasa (13/5).

Prabowo juga menambahkan, “Semoga jejak pengabdiannya senantiasa hidup dalam perjalanan pencak silat Indonesia dan menjadi inspirasi bagi generasi penerus. Selamat jalan, patriot bangsa.”

Sebelumnya, Prabowo telah melayat ke tempat persemayaman Eddie Nalapraya di Padepokan Pencak Silat, Taman Mini Indonesia Indah (TMII). Prabowo tiba dengan mobil Maung Garuda RI-1, mengenakan pakaian safari cokelat dan berkopiah.

Menurut laporan Antara, Prabowo disambut oleh keluarga dan sejumlah anggota Kabinet Merah Putih, termasuk Menteri Luar Negeri Sugiono dan Menteri Pemuda dan Olahraga Dito Ariyotedjo, di pelataran parkir menuju tempat persemayaman.

Eddie Marzuki Nalapraya, yang juga pernah menjabat sebagai Wakil Gubernur DKI Jakarta (1982-1987), meninggal dunia pada usia 93 tahun di RSPI Pondok Indah pada hari Selasa. Jenazah disemayamkan di Padepokan Pencak Silat TMII sebelum dimakamkan di TMP Kalibata.

 

bf110d7fed808e3274a55a2ddda1dcab.jpg
Berita

Ringkasan Berita: Prancis dan Maroko kembali bertemu di Piala Dunia 2026 setelah duel bersejarah pada semifinal edisi 2022 yang dimenangkan Les Bleus dengan skor 2-0. Empat tahun lalu Maroko berstatus kuda hitam, tapi kini Singa Atlas datang sebagai juara Afrika dan kandidat kuat juara dunia. Pertemuan kali ini diprediksi berlangsung berbeda karena kedua tim telah berevolusi, dengan Prancis memiliki generasi baru yang membuat lini serang mereka…