FENESIA – Kementerian Sosial, melalui Sentra Terpadu Kartini (STK), terlibat dalam mendistribusikan air bersih kepada warga Kabupaten Temanggung yang menghadapi kekeringan. Iyan Kusumadiyana, Kepala STK Temanggung, menyebut bahwa Kementerian Sosial mengalokasikan 50 tangki dana untuk membantu warga yang kesulitan mendapatkan air bersih pada tahun 2023.
Iyan Kusumadiyana menambahkan bahwa teknis distribusi air ini menjadi tanggung jawab Tagana Dinas Sosial Kabupaten Temanggung. Jika ada kekurangan dana, akan ada penambahan. Ini disampaikan Iyan Kusumadiyana pada Senin, 16 Oktober 2023 .
Distribusi air bersih difokuskan pada masyarakat umum yang mengalami kekeringan atau krisis air bersih, tanpa membedakan disabilitas.
Bantuan air bersih juga menjadi bagian dari rangkaian perayaan HUT STK tahun 2023.
Budiyanto, Sekretaris Dinas Sosial Kabupaten Temanggung, menjelaskan bahwa Tagana Kabupaten Temanggung menggunakan mobil tangki yang ada di Dinas Sosial untuk melakukan droping air bersih. Kolaborasi dengan berbagai instansi yang memiliki mobil tangki air juga menjadi langkah penting dalam memenuhi kebutuhan masyarakat.
Pihaknya mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Sosial dan perusahaan-perusahaan yang telah menyumbangkan CSR untuk membantu penanganan krisis air bersih melalui droping. Dana kebencanaan di Dinas Sosial telah habis, sehingga kontribusi pihak ketiga sangat membantu. Sejauh ini, Dinas Sosial telah mendistribusikan sekitar 100 tangki air.
Marjito, Kadus Tanjungan Kembangsari Kandangan, mengungkapkan bahwa warganya mengalami kesulitan air bersih selama tiga bulan terakhir. Untuk memenuhi kebutuhan air bersih, mereka harus membeli atau menimba air di sumber-sumber di luar desa. Sumber air terdekat yang masih dapat diakses berjarak sekitar satu kilometer, namun harus mengantre bersama warga lain.







