BeritaPemerintahanSehat

Kimia Farma Produksi Obat Corona ? Ini Fakta-Fakta Seputar Avigan !

193
×

Kimia Farma Produksi Obat Corona ? Ini Fakta-Fakta Seputar Avigan !

Sebarkan artikel ini
avigan

Fenesia – PT Kimia Farma Tbk, anak perusahaan Bio Farma diklaim telah mampu memproduksi obat Favipiravir dengan merek dagang Avigan di Indonesia.

Avigan sendiri dipercayai dapat menjadi salah satu obat yang dijadikan terapi penyembuhan bagi pasien Covid-19.

Favipiravir sendiri merupakan jenis obat anti virus yang telah digunakan untuk mengatasi sejumlah virus tertentu, seperti Influenza.

Hal itu disebutkan Ketua Pelaksana Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) Erick Thohir, Selasa 15 September 2020.

“Kimia Farma sudah bisa produksi Avigan, yang selama ini impor. Masuk kategori favipiravir, [Kimia Farma] sudah bisa buat sendiri,” sebut Erick.

Lantas, apa saja fakta menarik seputar obat penyembuhan bagi virus mematikan di dunia ini ?

Berasal dari Jepang

avigan
Foto : Kementerian Luar Negeri RI

Avigan merupakan obat yang diproduksi oleh perusahaan farmasi asal Jepang yakni Toyama Chemical.

Obat ini sendiri mengandung bahan aktif Favipiravir yang diketahui dapat menghambat aktivitas virus, salah satunya Covid-19.

Obat ini juga pernah digunakan Pemerintahan Jepang tahun 2014 melawan wabah penyakit akibat virus influenza (flu) baru.

Riset : Pasien Covid-19 Bisa Sembuh Lebih Cepat

avigan
Foto : Okezone

Hasil riset yang dilakukan sejumlah dokter di Cina, menujukkan bahwa pasien virus Covid-19 dapat sembuh lebih cepat dibanding pasien lain, dengan menggunakan Avigan.

Obat untuk Wabah Ebola

avigan
Foto : DW

Pada wabah virus Ebola pada tahun 2016 silam, Avigan sempat digunakan untuk melawan wabah tersebut.

Peneliti menyatakan, ada harapan obat ini dapat dimanfaatkan untuk sejumlah virus lain.

Punya Efek Samping !

avigan
Ilustrasi. Foto : Cloudinary

Avigan diproduksi secara terbatas, dan hanya dapat digunakan via resep dokter.

Dilansir Financial Times, Avigan diketahui memiliki efek samping yang cukup serius, bahkan dapat mengalami kecacatan pada bayi yang baru lahir.