Bandung – Pelatih Persib Bandung, Igor Tolic, menetapkan target strategis untuk meningkatkan koefisien poin Liga Indonesia di kancah Asia melalui partisipasi klub di ajang AFC Champions League Two (ACL 2) pada Rabu (5/8/2026).
Dilansir dari MSN, rencana tersebut disusun saat tim sedang bersiap menghadapi babak final Piala Presiden 2026 melawan Persebaya Surabaya.
Persib Bandung memastikan tiket ke partai puncak setelah menundukkan Persija Jakarta di babak semifinal turnamen pramusim tersebut.
Igor Tolic menegaskan bahwa misi utama tim bukan sekadar menambah koleksi trofi domestik, melainkan membawa tanggung jawab besar bagi reputasi sepak bola nasional.
Sebagai juara Super League musim lalu, Persib Bandung menjadi satu-satunya wakil Indonesia di kompetisi kasta kedua benua kuning tersebut.
Klub dijadwalkan melakoni laga krusial babak play-off ACL 2 melawan wakil Filipina, Manila, pada akhir Agustus mendatang.
Pelatih asal Kroasia tersebut berharap kemenangan di level Asia dapat mendongkrak peringkat koefisien Liga Indonesia agar mendapatkan jatah lebih banyak di kompetisi Elite Asia di masa depan.
“Mudah-mudahan kami bisa meraih kemenangan melawan Manila, karena itu adalah pertandingan yang sangat penting, bukan hanya bagi Persib, tetapi juga untuk mengumpulkan poin bagi liga Indonesia,” kata Igor Tolic.
Ia menargetkan agar Indonesia di musim depan memiliki perwakilan di kompetisi ACL Elite, ACL 2, dan Challenge Cup.
Untuk mencapai target tersebut, Igor Tolic harus mengelola jadwal kompetisi yang padat, mencakup Super League, Piala Indonesia, ASEAN Club Championship, hingga ACL 2.
Menyadari tingkat kelelahan fisik pemain, ia memutuskan memberikan masa libur selama tiga hingga empat hari setelah turnamen pramusim berakhir.
“Setelah turnamen ini selesai, kami pasti akan memberikan libur sekitar tiga sampai empat hari karena siklus ini sudah berakhir,” ujar Igor Tolic.
Kebijakan tersebut diambil demi menjaga kesehatan mental pemain yang telah menjalani intensitas latihan tinggi selama dua pekan terakhir.
Tantangan tambahan muncul karena beberapa pemain pilar saat ini sedang memperkuat tim nasional dan baru akan bergabung kembali menjelang dimulainya kompetisi.
Igor Tolic menyatakan akan menyiapkan strategi alternatif tanpa kehadiran pemain timnas selama masa persiapan awal.
“Jadi kami akan mempersiapkan tim seolah-olah harus bermain tanpa mereka, ketika mereka sudah kembali, kami akan berusaha memasukkan mereka ke dalam tim secepat mungkin,” jelas Igor Tolic.
Manajemen waktu yang ketat menjadi kunci bagi Persib Bandung dalam mengintegrasikan seluruh skuad sebelum menghadapi jadwal padat di bulan September.
Fokus utama tim kini terbagi antara menyelesaikan laga final Piala Presiden dan melakukan persiapan taktis untuk pertandingan internasional mendatang.
Upaya ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi seluruh ekosistem sepak bola di tanah air melalui peningkatan prestasi di kompetisi internasional.







