Sachsenring – Pembalap Indonesia dari Honda Team Asia, Veda Ega Pratama, berhasil mengamankan posisi kedelapan dalam seri balapan Moto3 Jerman 2026 yang berlangsung pada Minggu (12/7/2026).
Dilansir dari MSN, keberhasilan ini diraih setelah Veda Ega Pratama berjuang keras memperbaiki posisinya dari urutan ke-13 yang didapatkan saat sesi kualifikasi.
Memulai balapan dengan kondisi kurang optimal, pembalap asal Gunungkidul, Yogyakarta, tersebut sempat terlempar ke posisi ke-12 di tengah jalannya perlombaan.
Kerja keras Veda Ega Pratama membuahkan hasil setelah ia mampu menembus posisi delapan besar di akhir balapan yang menempuh 23 putaran tersebut.
Hasil finis ini memberikan tambahan 8 poin bagi Veda Ega Pratama dalam perolehan klasemen sementara Moto3 2026.
Tambahan poin tersebut membawa Veda Ega Pratama menempati peringkat kedua dalam klasemen Rookie Moto3 2026 dengan total raihan 90 poin.
Posisi puncak klasemen Rookie Moto3 2026 saat ini masih dikuasai oleh Brian Uriarte dari Red Bull KTM Ajo yang mengoleksi 127 poin.
Brian Uriarte berhasil mengamankan kemenangan mutlak pada seri ini setelah tampil dominan sejak awal balapan sebagai pole sitter.
Sementara itu, pembalap asal Malaysia, Hakim Danish, yang sempat bersaing ketat dengan Veda Ega Pratama, harus puas finis di urutan ke-12.
Hasil tersebut membuat Hakim Danish menempati posisi ketiga dalam klasemen Rookie Moto3 2026 dengan selisih 4 poin dari Veda Ega Pratama.
Dalam klasemen kejuaraan umum Moto3 2026, Maximo Quiles dari CFMOTO Gaviota Aspar Team tetap memimpin dengan perolehan 231 poin.
Maximo Quiles memperlebar jarak setelah berhasil finis di posisi kedua dalam balapan yang sengit di Sachsenring tersebut.
Posisi kedua klasemen umum kini diambil alih oleh Brian Uriarte yang mengungguli Alvaro Carpe dan Marco Morelli.
Veda Ega Pratama saat ini berada di peringkat ke-6 dalam klasemen kejuaraan umum Moto3 2026.
Pencapaian Veda Ega Pratama di Jerman menjadi modal penting bagi kariernya sebagai pembalap pendatang baru di ajang internasional.
Pihak Honda Team Asia menyatakan bahwa performa pembalapnya menunjukkan perkembangan ritme yang konsisten sepanjang musim ini.
Persaingan di papan atas klasemen Rookie diprediksi akan semakin ketat hingga seri terakhir Moto3 2026.
Seluruh pembalap akan kembali bersiap menghadapi tantangan pada seri berikutnya untuk memperbaiki posisi di klasemen sementara.







