Berita

Gila-gilaan Infrastruktur AI Bikin Harga Ponsel Murah Terancam Naik Drastis

18
×

Gila-gilaan Infrastruktur AI Bikin Harga Ponsel Murah Terancam Naik Drastis

Sebarkan artikel ini
pengembangan-ai-bikin-hp-murah-bakal-menjadi-barang-langka
pengembangan ai bikin hp murah bakal menjadi barang langka

Jakarta – Ketersediaan ponsel pintar harga terjangkau di pasar global terancam menyusut drastis akibat lonjakan biaya komponen memori.

Fenomena ini dipicu oleh masifnya pembangunan infrastruktur kecerdasan buatan (AI) yang menyerap pasokan modul RAM secara besar-besaran.

Lembaga riset Omdia memproyeksikan populasi ponsel dengan harga di bawah US$400 atau sekitar Rp6,3 juta akan berkurang hingga 22 persen pada 2027.

Analis Omdia, Zaker Li, menyatakan biaya produksi memori ponsel kelas menengah ke bawah berpotensi berlipat ganda antara kuartal ketiga 2025 hingga kuartal pertama 2026.

Lonjakan biaya memori bahkan menembus angka 100 persen untuk kategori ponsel di atas US$400.

Produsen ponsel asal China, seperti Oppo, Vivo, Honor, Xiaomi, dan Transsion, kini berada dalam tekanan besar untuk menaikkan harga jual produk mereka.

Produsen sempat berupaya menyiasati kondisi tersebut dengan memangkas biaya komponen lain seperti layar dan sensor.

Namun, ruang gerak untuk mempertahankan harga murah semakin sempit akibat lonjakan biaya memori yang bergerak sangat cepat.

Kondisi ini memicu kekhawatiran vendor akan menghentikan produksi ponsel kelas bawah karena margin keuntungan yang kian tipis.

Wakil Presiden Worldwide Client Devices di IDC, Francisco Jeronimo, mengonfirmasi sejumlah vendor mulai mempertimbangkan untuk keluar sepenuhnya dari segmen ponsel murah.

Jeronimo menegaskan bahwa menjual ponsel seharga US$150 tidak lagi menguntungkan jika separuh biaya produksi terserap hanya untuk komponen memori.

Dampaknya, pasar ponsel global diprediksi menyusut 12 persen pada tahun ini dibandingkan 2025.

Analis utama Forrester, Dipanjan Chatterjee, menilai konsumen kemungkinan besar memilih mempertahankan perangkat lama daripada membayar lebih mahal demi pembaruan fitur.

Chatterjee menyarankan produsen segera melirik diversifikasi produk atau menawarkan fitur inovatif untuk mempertahankan minat beli konsumen.

Krisis pasokan RAM diproyeksikan baru akan mereda pada akhir 2027 atau awal 2028 seiring melambatnya pembangunan infrastruktur AI serta peningkatan kapasitas produksi global.

f63ebdb51979eb77a1ffc7645fcfc0c3.jpg
Berita

Ringkasan Berita: Dokter tim Ola Sand memastikan seluruh pemain Norwegia kini sudah sehat dan kondisi skuad terkendali Sebelumnya Stale Solbakken mengungkapkan beberapa pemain sempat sakit dan dirawat di rumah sakit Kabar pulihnya Erling Haaland cs menjadi modal penting Norwegia menghadapi Inggris di perempat final Piala Dunia 2026 TRIBUNNEWS.COM – Kondisi skuad Norwegia dipastikan kembali bugar menjelang menghadapi Inggris pada babak perempat…