Showbiz

Denny Sumargo Desak Polisi Usut Tuntas Kasus Santri Dibakar di Lombok

11
×

Denny Sumargo Desak Polisi Usut Tuntas Kasus Santri Dibakar di Lombok

Sebarkan artikel ini
viral-seruan-denny-sumargo-minta-kawal-kasus-santri-diduga-dibakar-di-lombok,-begini-kronologi-lengkapnya
viral seruan denny sumargo minta kawal kasus santri diduga dibakar di lombok, begini kronologi lengkapnya

Jakarta – Proses hukum kasus dugaan pembakaran santri di salah satu pondok pesantren di Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), kini mendapat sorotan tajam dari publik. Aktor sekaligus presenter Denny Sumargo mendesak agar penanganan perkara ini dilakukan secara transparan dan tuntas.

Kasus ini menjadi perhatian serius setelah mengakibatkan seorang santri meninggal dunia. Selain itu, dua korban lainnya menderita luka bakar berat hingga mengalami cacat permanen.

Denny Sumargo menyampaikan keprihatinannya melalui unggahan di media sosial pada Rabu, 8 Juli 2026. Ia menyoroti lambatnya proses hukum yang menurut pihak keluarga korban telah dilaporkan sejak tujuh hingga delapan bulan lalu, namun belum menunjukkan kemajuan berarti.

Dalam upaya membantu, Denny bersama timnya berinisiatif memfasilitasi keluarga korban untuk datang ke Jakarta guna menyuarakan aspirasi mereka. Ia telah menyiapkan tiket serta akomodasi bagi keluarga korban agar bisa berangkat pada hari ini.

Namun, rencana tersebut batal terlaksana karena Denny menerima kabar bahwa pihak keluarga tidak diperbolehkan berangkat.

“Bagaimana kalau itu anak kalian? Apa yang akan kalian lakukan? Kasus ini, menurut keluarga korban, itu sudah dilaporkan sekitar tujuh sampai delapan bulan yang lalu, tapi tidak ada titik terangnya,” ujar Denny.

Ia menambahkan, “Karena itu kami kemarin memutuskan untuk memberikan tiket dan menyiapkan akomodasi agar keluarga bisa datang ke Jakarta tepat gitu hari ini. Namun hari ini gue mendapat kabar bahwa mereka tidak boleh berangkat.”

Denny mempertanyakan alasan di balik pembatalan keberangkatan keluarga tersebut. Ia meminta semua pihak agar tidak terburu-buru saling menyalahkan, melainkan membuka ruang fakta secara transparan.

Menurutnya, masyarakat tidak memiliki niat untuk menyalahkan pihak mana pun. Keprihatinan muncul karena adanya korban jiwa, namun pihak keluarga masih mengalami kesulitan dalam menyampaikan suara mereka.

Ia menegaskan bahwa keterbukaan adalah langkah terbaik jika proses hukum telah berjalan sesuai prosedur.

“Kenapa mereka sampai tidak jadi berangkat? Apa yang sebenarnya terjadi? Jadi begini, masyarakat itu bukan ingin menyalahkan. Justru karena mereka melihat korban yang sudah hilang begitu banyak, tapi masih kesulitan untuk menyampaikan suaranya. Kalau memang tidak ada yang salah dalam prosesnya, maka keterbukan itu adalah jawaban terbaik,” papar Denny.

Denny menekankan bahwa transparansi merupakan kunci utama untuk mencegah berkembangnya spekulasi liar di tengah masyarakat. Ia menilai, wajar jika muncul berbagai asumsi publik apabila pertanyaan-pertanyaan terkait kasus ini dibiarkan tanpa penjelasan.

Di akhir pernyataannya, Denny mengajak seluruh pihak untuk terus memantau perkembangan kasus tersebut.

“Tolong bantu kawal,” tegasnya.