Internasional

Venezuela Tetapkan Tujuh Hari Berkabung Nasional Pasca Gempa Dahsyat

15
×

Venezuela Tetapkan Tujuh Hari Berkabung Nasional Pasca Gempa Dahsyat

Sebarkan artikel ini
b4221b45dfbbc2aae1a7e736d75c3664.jpg
b4221b45dfbbc2aae1a7e736d75c3664.jpg

Caracas – Pemerintah Venezuela resmi menetapkan masa berkabung nasional selama tujuh hari menyusul tragedi gempa bumi dahsyat yang melanda wilayah tersebut pada pekan lalu.

Pengumuman tersebut disampaikan oleh Presiden sementara Venezuela, Delcy Rodriguez, pada Rabu (1/7) waktu setempat.

Masa berkabung nasional ini mulai diberlakukan secara efektif sejak Rabu (1/7) pukul 18.00 waktu setempat atau pukul 05.00 WIB.

Keputusan ini diambil sebagai bentuk penghormatan bagi ribuan korban jiwa yang gugur akibat rangkaian gempa berkekuatan besar.

Sebelumnya, wilayah Venezuela diguncang oleh dua gempa bumi signifikan dengan kekuatan masing-masing 7,2 dan 7,5 magnitudo pada Rabu (25/6).

Bencana tersebut menyebabkan kerusakan infrastruktur yang sangat masif di sejumlah wilayah terdampak.

Dalam pernyataan resminya melalui saluran Telegram, Delcy Rodriguez menyampaikan duka yang mendalam atas tragedi kemanusiaan ini.

“Jiwa Venezuela terkoyak oleh kehilangan nyawa yang disebabkan oleh gempa bumi yang menghancurkan,” tulis Rodriguez dalam pesannya.

Data terbaru yang dirilis oleh Ketua Majelis Nasional Venezuela, Jorge Rodriguez, mengonfirmasi angka kematian yang cukup tinggi.

Hingga saat ini, tercatat jumlah korban meninggal dunia akibat bencana tersebut telah mencapai 1.943 jiwa.

Selain korban jiwa, bencana ini juga mengakibatkan lebih dari 10.500 orang menderita luka-luka akibat tertimpa reruntuhan bangunan.

Proses evakuasi yang dilakukan oleh tim penyelamat terus diintensifkan di titik-titik terparah.

Jorge Rodriguez melaporkan bahwa sebanyak hampir 6.500 orang berhasil diselamatkan dari balik reruntuhan bangunan di wilayah La Guaira.

Tim SAR gabungan saat ini masih berupaya keras menyisir lokasi-lokasi yang terdampak untuk mencari korban yang mungkin masih terjebak.

Kondisi infrastruktur di area terdampak dilaporkan mengalami kerusakan yang sangat parah akibat guncangan tektonik tersebut.

Data otoritas setempat mencatat bahwa total 58.870 bangunan telah hancur atau mengalami kerusakan struktural yang berat.

Kerusakan luas pada bangunan tempat tinggal dan fasilitas umum ini memperumit upaya penanganan darurat bagi para penyintas.

Pemerintah terus berupaya mengoordinasikan bantuan logistik dan medis untuk menangani ribuan pengungsi yang kehilangan tempat tinggal.

Situasi di lapangan masih berada dalam status siaga tinggi mengingat potensi gempa susulan yang mungkin terjadi di wilayah tersebut.

Dukungan dari berbagai pihak kini difokuskan pada pemulihan pascabencana dan pemenuhan kebutuhan dasar bagi masyarakat yang terdampak langsung.

Pemerintah Venezuela berkomitmen untuk terus memperbarui data terkait progres evakuasi dan penanganan korban secara berkala.