Berita

Revitalisasi Sungai Kali Angke Capai 60 Persen untuk Perkuat Pengendalian Banjir Jakarta

34
×

Revitalisasi Sungai Kali Angke Capai 60 Persen untuk Perkuat Pengendalian Banjir Jakarta

Sebarkan artikel ini
whatsapp image 2026 07 01 at 23.01.26

Jakarta – Progres revitalisasi Sungai Kali Angke yang menjadi program strategis Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam memperkuat sistem pengendalian banjir kini telah menyentuh angka 60 persen. Proyek infrastruktur vital ini dikerjakan dengan nilai kontrak sebesar Rp91,3 miliar.

Pengerjaan konstruksi tersebut dipercayakan kepada PT Marinda Utamakarya Subur. Proyek ini mencakup perbaikan dan revitalisasi aliran sungai sepanjang 2 kilometer dengan durasi pelaksanaan selama 15 bulan.

Direktur Utama PT Marinda Utamakarya Subur, Akhmad Bukhary, yang didampingi penanggung jawab pelaksanaan Adi Saelangi, menyatakan bahwa pihaknya terus mengawal ketat kualitas pekerjaan agar rampung sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan.

Ia menegaskan komitmen perusahaan untuk memberikan hasil pekerjaan terbaik agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat, terutama dalam meningkatkan daya tampung Sungai Kali Angke sebagai bagian dari sistem pengendalian banjir di Jakarta.

Pihaknya juga memastikan bahwa seluruh rangkaian proses pengerjaan di lapangan dilaksanakan dengan standar tinggi.

Selain memperkuat struktur tebing sungai melalui pemasangan sheet pile sedalam kurang lebih 17 meter, aspek pengawasan mutu serta penerapan standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) menjadi prioritas utama.

Site Manager proyek, Deny Yulianto, mengungkapkan bahwa saat ini operasional di lapangan didukung oleh 18 personel. Dari jumlah tersebut, terdapat empat tenaga ahli yang memiliki tugas khusus untuk memastikan setiap tahapan konstruksi telah sesuai dengan spesifikasi teknis yang berlaku.

Ia mengaku optimistis proyek tersebut dapat diselesaikan tepat waktu sesuai target pada Desember 2026 dengan tetap mengutamakan aspek kualitas serta keselamatan kerja.

Keberhasilan proyek ini nantinya diharapkan dapat meningkatkan kapasitas aliran Sungai Kali Angke secara signifikan. Dengan demikian, risiko potensi genangan di kawasan sekitar sungai dapat ditekan.