Berita

Samsung Kembangkan Galaxy Z Slide Ponsel Layar Gulung Rilis Tahun 2028

13
×

Samsung Kembangkan Galaxy Z Slide Ponsel Layar Gulung Rilis Tahun 2028

Sebarkan artikel ini
bukan-hp-lipat-lagi,-samsung-kini-kembangkan-hp-layar-gulung
bukan hp lipat lagi, samsung kini kembangkan hp layar gulung

Jakarta – Samsung tengah menyiapkan terobosan baru dalam industri ponsel pintar melalui pengembangan perangkat berteknologi layar gulung atau rollable. Ponsel futuristik ini dirancang untuk dapat bertransformasi dari ukuran standar menjadi menyerupai tablet, dengan target kehadiran di pasar pada tahun 2028 mendatang.

Proyek ambisius tersebut melibatkan kolaborasi antara divisi Samsung Display dan Samsung MX (Mobile eXperience). Saat ini, kedua divisi tersebut tengah melakukan pembicaraan intensif guna mematangkan pasokan panel OLED khusus yang dapat digulung.

Peluncuran yang diproyeksikan pada 2028 itu disebut-sebut bertepatan dengan momen perayaan satu dekade kehadiran ponsel lipat Samsung. Berdasarkan informasi yang beredar, perangkat inovatif ini diprediksi akan mengusung nama Galaxy Z Slide.

Perangkat tersebut dikabarkan bakal dilengkapi layar berukuran 10 inci dengan rasio 16:9 dan kerapatan piksel sebesar 440 ppi. Selain rencana perilisan perdana, terdapat rumor yang menyebutkan bahwa model kedua dari ponsel layar gulung ini dijadwalkan meluncur pada tahun 2030.

Langkah strategis ini dinilai sangat krusial bagi Samsung dalam menghadapi kompetisi pasar yang semakin intensif. Meski masih memegang dominasi di segmen ponsel lipat, data Omdia menunjukkan adanya penurunan pangsa pasar panel layar lipat Samsung, dari 41 persen pada kuartal keempat 2025 menjadi 27 persen di kuartal pertama 2026.

Kehadiran ponsel layar gulung diharapkan mampu menjadi momentum bagi Samsung untuk kembali menegaskan posisinya sebagai pemimpin inovasi. Melalui teknologi ini, perusahaan berupaya menetapkan standar baru dalam dunia perangkat seluler.

Tantangan teknis

Pengembangan layar gulung dinilai jauh lebih kompleks dibandingkan dengan teknologi layar lipat yang sudah ada. Tantangan utamanya terletak pada upaya menjaga agar permukaan layar tetap mulus, tanpa gelombang maupun kusut, meski telah mengalami proses buka-tutup dengan cara digulung ribuan kali.

Seluruh komponen pendukung, mulai dari mekanisme roda penggulung, lapisan internal layar, hingga struktur penopang, menuntut tingkat presisi yang sangat tinggi. Perangkat tersebut juga harus dirancang agar tetap memiliki bobot ringan dan dimensi tipis demi menjaga kenyamanan pengguna dalam aktivitas sehari-hari.

Samsung sendiri telah melakukan serangkaian eksperimen terkait teknologi ini selama bertahun-tahun. Pada ajang CES 2023, raksasa teknologi asal Korea Selatan ini sempat memamerkan Flex Hybrid, sebuah konsep perangkat yang memadukan teknologi layar lipat dan geser.

Tidak hanya itu, dalam perhelatan SID Display Week 2023, perusahaan turut memperkenalkan prototipe Rollable Flex. Layar tersebut memiliki kemampuan untuk ditarik melebar dari ukuran 49 mm menjadi 254 mm, atau lebih dari lima kali lipat ukuran aslinya.