Internasional

Dua Gempa Besar di Venezuela Renggut 920 Nyawa Warga

19
×

Dua Gempa Besar di Venezuela Renggut 920 Nyawa Warga

Sebarkan artikel ini
7e3ba84b75e8b1009524e374dcd9c1e1.jpg
7e3ba84b75e8b1009524e374dcd9c1e1.jpg

Fenesia – Otoritas Venezuela mengonfirmasi lonjakan jumlah korban jiwa akibat bencana gempa bumi kembar yang mengguncang wilayah pantai utara negara tersebut pada Rabu (24/6). Hingga saat ini, tercatat 920 orang dinyatakan meninggal dunia, sementara 3.630 warga lainnya mengalami luka-luka akibat tertimpa reruntuhan bangunan.

Ketua Majelis Nasional Venezuela, Jorge Rodríguez, menyampaikan pembaruan data tersebut melalui siaran televisi nasional. Ia menjelaskan bahwa dampak kerusakan paling parah terkonsentrasi di negara bagian La Guaira, di mana infrastruktur mengalami kehancuran masif.

Menurut data resmi pemerintah, sebanyak 383 bangunan dilaporkan mengalami kerusakan struktural berat. Kondisi tersebut memaksa 3.007 warga harus meninggalkan tempat tinggal mereka dan kini menetap di sejumlah penampungan sementara serta fasilitas kesehatan darurat.

Badan Survei Geologi Amerika Serikat (USGS) mencatat bahwa bencana ini dipicu oleh dua gempa bumi besar yang terjadi beruntun dalam selang waktu hanya 39 detik. Gempa pertama berkekuatan magnitudo 7,2, disusul oleh gempa kedua yang lebih kuat dengan magnitudo 7,5.

USGS merinci bahwa pusat gempa magnitudo 7,5 berada sekitar 14,3 mil di tenggara Kota Yumare, negara bagian Yaracuy. Sementara itu, gempa berkekuatan magnitudo 7,2 berlokasi sekitar 14,9 mil di timur laut Kota San Felipe, yang juga berada di wilayah Yaracuy.

Hingga saat ini, upaya pencarian dan penyelamatan masih terus berlangsung secara intensif. Tim penyelamat yang dibantu oleh personel internasional dikerahkan untuk menyisir puing-puing bangunan guna mencari korban selamat yang diduga masih terjebak di bawah reruntuhan.

Rodríguez menegaskan bahwa operasi evakuasi dan tanggap darurat saat ini menghadapi tantangan logistik yang cukup berat. Salah satu kendala utama adalah kemacetan lalu lintas yang parah di jalur menuju La Guaira, yang menghambat mobilitas ambulans serta kendaraan pengangkut bantuan.

Guna mempercepat proses penyelamatan, pemerintah setempat mengimbau masyarakat luas untuk menghindari perjalanan menuju wilayah terdampak. Langkah ini diambil agar akses jalan tetap steril bagi kendaraan operasional tim medis dan tim pencari korban.

Situasi di lapangan masih menunjukkan tingkat kerawanan yang tinggi mengingat adanya potensi gempa susulan. Pemerintah Venezuela terus berupaya melakukan pemetaan kerusakan infrastruktur secara menyeluruh sembari memastikan distribusi logistik bagi ribuan pengungsi yang kehilangan tempat tinggal tetap berjalan lancar.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan mengenai estimasi kerugian material secara total. Fokus utama pemerintah dan tim penolong saat ini masih tertuju pada upaya penyelamatan nyawa manusia serta penanganan medis darurat bagi ribuan korban luka yang tersebar di berbagai rumah sakit lapangan.