Berita

Pemko Padang Intensifkan Bantuan Air Darurat Atasi Kekeringan Gunung Nago

16
×

Pemko Padang Intensifkan Bantuan Air Darurat Atasi Kekeringan Gunung Nago

Sebarkan artikel ini
pemko-padang-percepat-penanganan-krisis-air-irigasi-gunung-nago
pemko padang percepat penanganan krisis air irigasi gunung nago

Padang – Pemerintah Kota (Pemko) Padang mengintensifkan koordinasi dengan pemerintah provinsi untuk mengatasi krisis kekeringan di irigasi Gunung Nago. Di saat bersamaan, bantuan air darurat terus disalurkan agar kebutuhan warga tetap terpenuhi.

Langkah itu ditempuh untuk memulihkan sektor pertanian dan perikanan di kawasan Lambung Bukit yang terdampak pascabencana.

Kepala UPTD Gunung Nago Dinas PUPR Kota Padang, Asrul, mengatakan krisis air dipicu kerusakan infrastruktur vital akibat bencana alam pada 27 November 2025.

Saat ini, pasokan air hanya bertumpu pada pipa darurat berdiameter 30 inci yang dinilai sudah tidak lagi mampu memenuhi kebutuhan warga.

Kondisi tersebut makin berat karena ada aktivitas pemeliharaan jaringan irigasi di hulu.

Pengerukan sedimen oleh pihak provinsi membuat pintu penguras harus dibuka. Akibatnya, debit air di saluran irigasi turun drastis.

“Debit air berkurang karena pintu penguras dibuka dari pukul 08.00 hingga 17.00 WIB. Kondisi ini berdampak langsung pada volume air di sisi kiri dan kanan jaringan irigasi Gunung Nago,” ujar Asrul, Sabtu (20/6/2026).

Merespons persoalan itu, Pemko Padang telah melayangkan surat resmi kepada Balai Air Pemerintah Provinsi Sumatra Barat.

Langkah tersebut dilakukan untuk mendesak penambahan infrastruktur agar distribusi air dapat kembali normal.

Upaya administratif itu membuahkan hasil positif. Pemerintah provinsi berkomitmen menambah dua pipa berdiameter 30 inci pada sektor kanan irigasi.

“Pihak provinsi telah memberikan jawaban lisan terkait penambahan dua pipa berdiameter 30 inci. Pengerjaannya dijadwalkan berlangsung pada Juli dan Agustus mendatang,” tambah Asrul.

Sambil menunggu perbaikan jangka panjang direalisasikan, Pemko Padang terus menyalurkan bantuan logistik air ke titik-titik krusial.

Tim dari Dinas Pemadam Kebakaran dan BPBD juga dikerahkan untuk mengisi tangki air milik warga demi menjaga keberlangsungan sektor ekonomi masyarakat.