Jakarta – Investor yang mengincar hak pembagian dividen PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) memiliki kesempatan terakhir pada perdagangan hari ini, Rabu (17/6/2026). Tanggal tersebut ditetapkan sebagai periode cum dividen di pasar reguler dan negosiasi untuk tahun buku 2025.
Cum dividen merupakan batas akhir periode di mana investor masih tercatat memiliki hak untuk memperoleh pembayaran dividen dari emiten. Bagi para investor yang berminat mendapatkan pembagian laba ini, pembelian saham TLKM harus dilakukan paling lambat pada penutupan sesi perdagangan hari ini.
Kebijakan pembagian dividen ini merujuk pada keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang telah diselenggarakan pada Senin (8/6/2026). Dalam rapat tersebut, pemegang saham menyetujui total pembagian dividen tunai sebesar Rp21,9 triliun.
Secara rinci, nilai dividen yang diberikan adalah sebesar Rp222 per lembar saham. Dengan demikian, setiap kepemilikan satu lot saham TLKM akan mendapatkan dividen senilai Rp22.200 sebelum dipotong pajak.
Angka pembagian dividen tersebut tergolong masif karena mencapai 123 persen dari total laba bersih perseroan tahun 2025. Realisasi ini dimungkinkan karena perusahaan menyertakan sekitar Rp4,2 triliun yang berasal dari saldo laba ditahan tahun-tahun sebelumnya. Besaran tersebut mengukuhkan TLKM sebagai salah satu emiten dengan nilai pembagian dividen terbesar di Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun ini.
Dilihat dari sisi imbal hasil atau dividend yield, saham TLKM menawarkan daya tarik yang cukup signifikan bagi para pelaku pasar. Berdasarkan harga saham pada penutupan perdagangan Senin (15/6/2026) yang berada di level Rp2.930 per saham, dividend yield yang dihasilkan mencapai 7,2 persen.
Tingkat imbal hasil tersebut menempatkan TLKM sebagai saham blue chip dengan yield yang kompetitif di tengah kondisi pasar yang fluktuatif. Tingginya dividend yield ini sering kali menjadi preferensi utama bagi investor yang berorientasi pada pendapatan pasif di tengah tantangan ekonomi global.
Direktur Utama Telkom, Dian Siswarini, menegaskan bahwa pembayaran dividen tunai tersebut direncanakan akan disalurkan kepada para pemegang saham selambat-lambatnya pada 10 Juli 2026.
Dian menjelaskan bahwa pihak yang berhak menerima dividen adalah pemegang saham yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) TLKM pada penutupan perdagangan tanggal 19 Juni 2026. Oleh karena itu, investor diimbau untuk memperhatikan jadwal cum dividen dan ex dividen yang telah ditetapkan pihak perseroan.
Adapun rincian jadwal lengkap pembayaran dividen saham TLKM adalah sebagai berikut:
Untuk pasar reguler dan negosiasi, cum dividen jatuh pada 17 Juni 2026, diikuti dengan ex dividen pada 18 Juni 2026. Sementara untuk pasar tunai, cum dividen ditetapkan pada 19 Juni 2026 dan ex dividen pada 22 Juni 2026.
Proses recording date atau pendataan pemegang saham yang berhak menerima dividen akan dilakukan pada 19 Juni 2026 pukul 16.00 WIB. Setelah tahapan tersebut selesai, perseroan akan melakukan pendistribusian atau pembayaran dividen pada 10 Juli 2026.







