Berita

KAI Services Minta Masyarakat Waspadai Penipuan Lowongan Kerja di Media Sosial

20
×

KAI Services Minta Masyarakat Waspadai Penipuan Lowongan Kerja di Media Sosial

Sebarkan artikel ini
Group of adults walking beside a train at a platform in Bandung, Indonesia, outdoors during the day.
Photo by <a href="https://www.pexels.com/@firman-marek_brew-2148918143?utm_source=instant-images&utm_medium=referral">Firman Marek_Brew</a> on <a href="https://pexels.com">Pexels</a>

Jakarta – KAI Services mengeluarkan imbauan tegas kepada masyarakat agar mewaspadai maraknya informasi lowongan kerja palsu yang mengatasnamakan perusahaan di media sosial.

Langkah ini diambil menyusul banyaknya tawaran rekrutmen untuk berbagai posisi, seperti Prama Prami, operasional parkir, cleaning service, dan sejumlah posisi lainnya yang disebarkan melalui akun media sosial tidak resmi.

Vice President Corporate Secretary KAI Services, Ixfan Hendri Wintoko, menegaskan bahwa saat ini perusahaan tidak sedang membuka lowongan pekerjaan untuk posisi-posisi tersebut.

Menurutnya, seluruh informasi resmi terkait rekrutmen KAI Services hanya dapat diakses melalui situs karir.reska.id atau akun Instagram resmi RMU Career, yakni @rmu.career.

“Di kedua kanal tersebut akan disampaikan informasi lengkap dan detail mengenai persyaratan dan proses rekrutmen,” ujarnya dalam keterangan resmi, Selasa (2/6/2026).

Terkait modus penipuan, KAI Services mengingatkan para pencari kerja untuk tetap waspada jika menemukan proses rekrutmen yang mensyaratkan pembayaran sejumlah uang.

“Kami tidak pernah memungut biaya apapun dalam proses rekrutmen dan dimohon untuk mengabaikan pihak-pihak yang menjanjikan dapat membantu meluluskan peserta rekrutmen,” kata Ixfan.

Ia menambahkan, seluruh tahapan seleksi dilakukan secara transparan dan perusahaan tidak melibatkan pihak ketiga mana pun yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan tertentu.

KAI Services kembali mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya dengan informasi lowongan kerja yang beredar di akun media sosial yang tidak terverifikasi sebagai kanal resmi perusahaan.

Salah satu modus yang patut diwaspadai adalah cyber recruitment fraud, yakni bentuk penipuan yang memanfaatkan tingginya kebutuhan masyarakat akan lapangan pekerjaan.

Dalam praktiknya, pelaku menggunakan berbagai cara untuk memanipulasi korban, mulai dari penyebaran informasi palsu hingga permintaan pembayaran uang dengan dalih biaya administrasi atau proses seleksi.

Oleh karena itu, masyarakat diminta untuk selalu memverifikasi informasi rekrutmen melalui kanal resmi perusahaan agar terhindar dari kerugian akibat tindak penipuan yang mengatasnamakan KAI Services.