BeritaPemerintahan

Pemerintah Perkuat Kopdes Merah Putih untuk Entaskan Kemiskinan Ekstrem Nasional

50
×

Pemerintah Perkuat Kopdes Merah Putih untuk Entaskan Kemiskinan Ekstrem Nasional

Sebarkan artikel ini
penerima-bantuan-pkh-bisa-dapat-pemasukan-tambahan-dari-kopdes-merah-putih,-ini-penjelasannya
penerima bantuan pkh bisa dapat pemasukan tambahan dari kopdes merah putih, ini penjelasannya

Jakarta – Menteri Koperasi Ferry Juliantono dan Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Muhaimin Iskandar memperkuat sinergi untuk menjadikan Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih sebagai instrumen utama pengentasan kemiskinan ekstrem di Indonesia.

Langkah strategis ini dibahas dalam pertemuan di Kantor Kementerian Koperasi, Jakarta, Senin (13/4/2026). Fokus utama sinergi tersebut adalah menciptakan pemberdayaan ekonomi masyarakat yang inklusif dan berkelanjutan.

Ferry Juliantono menjelaskan, Kopdes Merah Putih diproyeksikan menjadi motor penggerak untuk mencapai target nol persen kemiskinan ekstrem. Koperasi ini akan berperan sebagai offtaker yang menyerap hasil produksi masyarakat, mulai dari sektor pertanian, peternakan, hingga kerajinan.

Pemerintah juga tengah mengintegrasikan penerima manfaat Program Keluarga Harapan (PKH) ke dalam keanggotaan Kopdes Merah Putih. Melalui skema ini, penerima manfaat diharapkan mendapatkan pemberdayaan ekonomi langsung serta pembagian Sisa Hasil Usaha (SHU) setiap tahunnya.

“Hal ini akan berdampak terhadap kesejahteraan penerima manfaat sehingga mempercepat mereka keluar dari desil 1 dan desil 2,” ujar Ferry.

Di sisi lain, Menko PM Muhaimin Iskandar menekankan pentingnya koperasi sebagai pilar ekonomi nasional yang mandiri. Ia mendorong agar Kopdes menjadi pusat pertumbuhan ekonomi berbasis produk lokal.

“Pemberdayaan menjadi misi agar kapasitas produksi tumbuh dan bisa memenuhi kebutuhan dalam negeri. Kopdes akan menggerakkan ekonomi kita agar siap menjadi bangsa yang berdiri di atas kaki sendiri,” tegas Muhaimin.

Ke depan, Kopdes akan terus didorong untuk mengoptimalkan potensi desa dan ekonomi kreatif. Langkah ini diambil agar produk-produk lokal mampu bersaing dan mengisi pasar, baik di tingkat lokal maupun nasional.

Jakarta – Menteri Koperasi Ferry Juliantono dan Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Muhaimin Iskandar memperkuat sinergi untuk menjadikan Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih sebagai instrumen utama pengentasan kemiskinan.

Langkah strategis ini difokuskan pada pemberdayaan ekonomi masyarakat yang inklusif dan berkelanjutan. Pertemuan kedua menteri tersebut berlangsung di Kantor Kementerian Koperasi, Jakarta, Senin (13/4/2026).

Ferry Juliantono menegaskan, Kopdes Merah Putih diproyeksikan menjadi motor penggerak untuk mencapai target nol persen kemiskinan ekstrem. Koperasi ini akan berfungsi sebagai offtaker yang menyerap seluruh hasil produksi masyarakat, mulai dari sektor pertanian, peternakan, hingga kerajinan.

Pemerintah juga tengah mengintegrasikan penerima manfaat Program Keluarga Harapan (PKH) ke dalam keanggotaan Kopdes Merah Putih. Langkah ini diharapkan mampu memberikan pemberdayaan ekonomi langsung melalui pembagian Sisa Hasil Usaha (SHU) setiap tahunnya.

“Hal ini akan berdampak terhadap kesejahteraan penerima manfaat sehingga mempercepat mereka keluar dari desil 1 dan desil 2,” ujar Ferry.

Sementara itu, Menko PM Muhaimin Iskandar menekankan pentingnya koperasi sebagai kekuatan ekonomi nasional yang mandiri. Ia mendorong agar Kopdes menjadi pusat pertumbuhan ekonomi berbasis produk lokal.

“Pemberdayaan menjadi misi agar kapasitas produksi tumbuh dan bisa memenuhi kebutuhan dalam negeri. Kopdes akan menggerakkan ekonomi kita agar siap menjadi bangsa yang berdiri di atas kaki sendiri,” tegas Muhaimin.

Ke depan, Kopdes akan terus didorong untuk mengoptimalkan potensi desa dan ekonomi kreatif. Hal ini dilakukan agar produk-produk lokal mampu bersaing dan mengisi pasar, baik di tingkat lokal maupun nasional.