Jakarta – Kasus campak di Indonesia meningkat tajam. Pemerintah dan masyarakat diminta waspada.
Data Kemenkes mencatat 59 kejadian luar biasa (KLB) campak.
KLB tersebar di 39 kabupaten/kota di 14 provinsi. Total 2.740 kasus sejak awal 2026.
Anggota Komisi IX DPR RI, Pulung Agustanto, meminta penguatan program imunisasi.
“Kenapa sekarang merebak lagi? Ini adalah alarm bahaya,” ujarnya, Rabu (1/4/2026).
Pulung menyoroti terbatasnya ketersediaan vaksin di daerah.
Ia meminta Kemenkes memastikan vaksin campak tersedia di seluruh pelosok.
Edukasi publik juga perlu diperkuat. Masih ada penolakan vaksinasi karena informasi yang tidak tepat.
“Kemenkes harus terus melakukan edukasi sesuai dengan kultur dan latar belakang keyakinan masyarakat.”
Cakupan imunisasi yang tinggi penting untuk keberhasilan program vaksinasi.
“Jika masih ada anggota masyarakat yang punya pandangan negatif terhadap vaksin, ya, wajib didekati dengan serius.”













