FENESIA – Jeff Bezos mengundurkan diri sebagai CEO Amazon, namun ia akan masih tetap menjabat sebagai executive chairman di perusahaan tersebut. Hal ini ia sampaikan pada Selasa, 2 Februari 2021.
Posisi Bezos akan digantikan oleh Andy Jassy, CEO anak perusahaan divisi bisnis sistem cloud, Amazon Web Service.
Bezos telah menjadi CEO Amazon sejak 1995, saat perusahaan masih menjual buku sampai sekarang menjadi platform retail dan logistik senilai puluhan triliun rupiah. Amazon telah mengantarkan Bezos menjadi orang terkaya di dunia.
Mengutip dari CNN, dalam surat untuk karyawannya, Bezos menuliskan, “Perjalanan ini mulai sekitar 27 tahun yang lalu. Amazon awalnya hanya ide, dan itu tak punya nama.”
“Pertanyaan yang sering saya tanyakan waktu itu, ‘apa itu internet?’ … Hari ini, kita memperkerjakan 1,3 juta talenta, orang terdedikasi, melayani ratusan juta konsumen dan bisnis, dan dikenal luas sebagai salah satu perusahaan sukses di dunia,” tulisnya lagi.
Bezos mengatakan keputusannya mundur dari posisi CEO akan membuatnya punya banyak waktu mengerjakan proyek lain. Dia mengatakan bertugas pada ‘produk dan inisiatif baru’ saat menjabat executive chairman.
“Menjadi CEO Amazon itu tanggung jawabnya dalam, dan memakan banyak waktu. Saat Anda punya tanggung jawab seperti itu, sulit untuk memperhatikan hal lain,” kata Bezos.
Bezos mengatakan bahwa akan mengalihkan waktu dan tenanganya untuk fokus pada Day 1 Fund, Bezos Earth Fund, Blue Origin, dan The Washington Post. Ia juga menyatakan pernyataannya mundur sebagai CEO bukan tanda-tanda pensiun.
Bezos bilang percaya diri pada Jassy yang akan menjadi pemimpin luar biasa sebagai penggantinya. Jassy telah bekerja di Amazon sejak 1997, saat ini dia memimpin Amazon Web Service yang merupakan penyedia cloud terbesar di dunia dan mesin uang Amazon.














