Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengawali pekan ini dengan koreksi tajam. Pada pembukaan perdagangan Senin (18/5/2024), indeks anjlok 2,46% atau terpangkas 165,22 poin ke level 6.558,10.

Sentimen negatif dari pasar global menjadi pemicu utama kejatuhan ini. Investor merespons kekhawatiran atas lonjakan harga minyak dunia serta meningkatnya tensi geopolitik di Timur Tengah yang menekan sentimen pasar secara keseluruhan.

Data Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat seluruh sektor saham berada di zona merah. Pelemahan paling dalam dialami oleh sektor barang baku, diikuti oleh sektor infrastruktur, transportasi, perindustrian, energi, serta sektor teknologi.

Hingga pukul 09.02 WIB, volume perdagangan mencapai 2,25 miliar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp 1,51 triliun. Sebanyak 447 saham terpantau melemah, sementara hanya 104 saham yang mampu menguat dan 158 saham lainnya stagnan.

Tekanan jual paling signifikan pada saham-saham berkapitalisasi besar atau LQ45 menimpa PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) yang merosot 8,24% ke Rp 780 per saham. Menyusul di belakangnya, PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) turun 7,84% ke level Rp 3.410, dan PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) terkoreksi 6,96% ke level Rp 2.540 per saham.

Di sisi lain, beberapa emiten sempat mencatatkan kenaikan di tengah tekanan pasar. Saham PT Astra International Tbk (ASII) menguat 2,17% ke Rp 5.875, PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) naik 1,92% ke Rp 4.240, dan PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) bertambah 1,25% ke level Rp 24.250 per saham.

83175 mtwzykyk00gmmtal3n5kvxmf79fnutdz

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *