Tangerang – Bandara Soekarno-Hatta mencatat lonjakan penumpang signifikan pada Rabu (18/3).
Peningkatan ini bertepatan dengan puncak arus mudik Lebaran dan sehari sebelum Hari Raya Nyepi.
Total, ada 184.754 penumpang yang bergerak melalui bandara.
Kepadatan terlihat di area check-in dan ruang tunggu keberangkatan domestik.
Antrean panjang disebabkan oleh dua faktor utama.
Pertama, arus mudik Lebaran. Kedua, calon penumpang yang menghindari penutupan penerbangan ke Denpasar saat Nyepi.
Banyak yang memanfaatkan momen ini untuk berlibur ke Bali sebelum penerbangan dihentikan sementara.
“Ke Denpasar, Bali. Karena besok Nyepi, jadi tidak ada penerbangan,” ujar Adelia, seorang penumpang. Ia mengaku sengaja berangkat lebih awal.
Adelia berencana mengunjungi keluarga dan berlibur selama seminggu. Tiketnya dipesan sejak bulan lalu dengan harga sekitar Rp2 juta.
Pada Rabu sore, total ada 1.232 penerbangan. Rinciannya, 611 keberangkatan dan 621 kedatangan.
Terminal 1 melayani 307 penerbangan dengan 51.467 penumpang.
Terminal 2 mencatat 364 penerbangan domestik dengan 51.498 penumpang, serta 98 penerbangan internasional dengan 14.727 penumpang.
Terminal 3 melayani 260 penerbangan domestik dengan 38.460 penumpang dan 155 penerbangan internasional dengan 28.602 penumpang.
Selain itu, terdapat 48 penerbangan kargo.
Bandara Soekarno-Hatta menjadi salah satu titik tersibuk selama periode mudik tahun ini. Hal ini diperparah dengan perayaan Nyepi yang berdekatan.







