Berita

Pemerintah Kaji WFH: Tekan BBM, Amankan Energi Lebaran 2026

80
×

Pemerintah Kaji WFH: Tekan BBM, Amankan Energi Lebaran 2026

Sebarkan artikel ini
diminta-hemat-konsumsi-bbm-akibat-krisis-minyak,-bahlil-siapkan-kebijakan-baru
diminta hemat konsumsi bbm akibat krisis minyak, bahlil siapkan kebijakan baru

Jakarta – Pemerintah mempertimbangkan opsi bekerja dari rumah (WFH) untuk mengurangi konsumsi BBM.

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyampaikan hal tersebut.

Menurut Bahlil, wacana WFH masih dalam tahap kajian.

Namun, ia tidak menutup kemungkinan kebijakan itu akan diterapkan.

“Memang ada beberapa langkah yang akan dilakukan, tetapi masih dikaji, termasuk apakah kita membutuhkan WFH,” ujarnya, Selasa (17/3/2026).

Bahlil memastikan stok energi nasional aman hingga Lebaran 2026.

Ketersediaan BBM, LPG, dan batu bara untuk pembangkit listrik juga terjamin.

Stok energi nasional saat ini berada di batas aman sesuai standar minimal.

Subsidi BBM dipastikan tetap dijaga pemerintah hingga libur Lebaran 2026 selesai.

Pemerintah akan terus melakukan evaluasi setelah Maret.

Indonesia mendapat angin segar dari kebijakan tutup-buka di Selat Hormuz.

Kapal dari negara selain Israel dan AS kembali beroperasi.

Sebelumnya, Presiden Prabowo mendorong penghematan BBM dan mempertimbangkan WFH.

Hal ini disampaikan dalam sidang kabinet (13/3/2026).

Sejumlah negara lain juga menerapkan kebijakan penghematan energi.

Thailand meminta pegawai negeri WFH.

Filipina memberlakukan sistem kerja empat hari sepekan.

Pakistan menyiapkan rencana penghematan energi melalui pembelajaran jarak jauh dan WFH.