Berita

PINTU Perluas Aset Tokenisasi, Pengguna Aktif Trading Saham Global

96
×

PINTU Perluas Aset Tokenisasi, Pengguna Aktif Trading Saham Global

Sebarkan artikel ini
minat-tokenisasi-aset-naik,-volume-trading-pengguna-pintu-melonjak-45-persen
minat tokenisasi aset naik, volume trading pengguna pintu melonjak 45 persen

Jakarta – PT Pintu Kemana Saja (PINTU) memperluas pilihan aset kripto. Tujuannya untuk memenuhi minat pengguna yang terus berkembang.

PINTU menambah pilihan aset tertokenisasi. Pengguna di Indonesia kini bisa memperdagangkan lebih dari 30 aset yang ditokenisasi.

Aset tersebut termasuk saham, exchange-traded fund (ETF), hingga komoditas seperti emas dan perak dalam bentuk aset kripto melalui aplikasi PINTU.

Dengan pilihan yang semakin banyak, PINTU memastikan pengguna punya fleksibilitas untuk berinvestasi secara produktif di berbagai sektor pasar modal global.

Head of Product Marketing PINTU, Iskandar Mohammad, mengungkapkan data internal menunjukkan kategori tokenisasi aset di aplikasi PINTU menunjukkan performa signifikan pada Februari 2026.

“Kami mencatat lonjakan volume perdagangan per pengguna sebesar 45 persen dibandingkan bulan sebelumnya, disertai pertumbuhan jumlah pengguna kumulatif sebesar 9,18 persen pada periode yang sama,” katanya, Senin (16/3/2026).

Data ini menunjukkan semakin besarnya minat pengguna untuk mengakses aset global melalui tokenisasi.

Tiga aset favorit pengguna saat ini adalah NVDAx (NVIDIA), AAPLx (Apple), dan GOOGLx (Google). Aktivitas tinggi pada aset-aset tersebut mencerminkan kepercayaan pengguna terhadap saham teknologi global unggulan.

Tokenisasi ini memungkinkan diversifikasi portofolio tidak hanya pada aset kripto, tetapi juga pada aset yang ditokenisasi seperti saham, ETF, hingga komoditas yang dapat diakses dalam satu aplikasi.

“Pilihan aset tersebut telah dikurasi untuk memastikan kualitas aset dan keamanan pengguna,” ujarnya.

Tren tokenisasi aset juga terus menunjukkan pertumbuhan secara global.

Data Tokenizer Estate News per 9 Maret 2026 menunjukkan pasar token real world asset (RWA) secara global mencatat pertumbuhan positif dengan total nilai pasar mencapai 26,54 miliar dolar AS atau sekitar Rp 450,49 triliun, meningkat 2,20 persen dibandingkan pekan sebelumnya.

Jumlah pemegang aset juga telah mencapai 663.000 dompet digital (wallet). Ini menandakan semakin luasnya adopsi tokenisasi di berbagai negara.

Kondisi ini menunjukkan tokenisasi aset mulai dilihat sebagai alternatif bagi investor untuk mengakses berbagai kelas aset melalui teknologi blockchain.

“Melalui listing tokenisasi aset ini, PINTU ingin memberikan akses yang lebih mudah bagi pengguna untuk menjangkau berbagai aset global dalam satu aplikasi yang aman, praktis, dan teregulasi oleh OJK,” tutup Iskandar.