FeedSport

Spanyol Akhiri Penantian 16 Tahun Kemenangan di Fase Gugur

16
×

Spanyol Akhiri Penantian 16 Tahun Kemenangan di Fase Gugur

Sebarkan artikel ini
72d0c77bcd149b191ae22b019efd866b.jpg
72d0c77bcd149b191ae22b019efd866b.jpg

Los Angeles – Tim nasional Spanyol akhirnya berhasil memutus rantai kegagalan panjang di fase gugur turnamen sepak bola paling bergengsi di dunia.

Kemenangan telak 3-0 atas Austria pada pertandingan yang berlangsung di Stadion SoFi, Amerika Serikat, Jumat (3/7/2026), menjadi bukti kebangkitan La Roja.

Hasil tersebut sekaligus mengakhiri penantian selama 16 tahun Spanyol untuk kembali memenangkan laga di babak knockout Piala Dunia.

Sejak meraih gelar juara dunia pada tahun 2010, performa Spanyol di fase gugur memang selalu berakhir dengan kekecewaan.

Tim Matador sempat tersingkir di fase grup pada edisi 2014, sebelum akhirnya kandas di babak 16 besar pada gelaran 2018 dan 2022.

Keunggulan Spanyol dalam laga kali ini dibuka melalui gol Mikel Oyarzabal pada menit ke-36.

Dominasi pasukan Spanyol kemudian berlanjut dengan gol kedua yang disumbangkan oleh Pedro Porro pada menit ke-66.

Mikel Oyarzabal kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-89, sekaligus mengunci kemenangan mutlak bagi timnya.

Kemenangan ini memastikan langkah Spanyol melaju ke babak perempat final Piala Dunia 2026.

Di babak selanjutnya, Spanyol kini tinggal menanti pemenang antara duel Portugal melawan Kroasia.

Penampilan impresif Lamine Yamal menjadi sorotan utama dalam pertandingan tersebut meski sang pemain tidak mencetak gol.

Pemain muda asal Barcelona itu terpilih sebagai man of the match berkat kreativitas dan kecepatan yang konsisten menekan pertahanan lawan.

Performa gemilang Yamal membuktikan bahwa dirinya telah pulih sepenuhnya dari cedera hamstring yang sempat membekapnya pada April lalu.

Pengamat sepak bola dari Spieltag Indonesia, Adrian, menilai Spanyol kini layak diperhitungkan sebagai kandidat kuat peraih gelar juara.

“Spanyol dianggap sebagai salah satu tim kandidat kuat untuk bersaing memperebutkan gelar juara di edisi kali ini,” ujar Adrian.

Ia menambahkan bahwa keberadaan pemain muda berbakat seperti Lamine Yamal dan Nico Williams menjadi motor serangan yang mematikan bagi lawan.

Sementara itu, dua gol yang dicetak Mikel Oyarzabal dalam laga ini membuat koleksi golnya di turnamen tersebut kini mencapai empat angka.

Oyarzabal kini hanya terpaut dua gol dari pemuncak daftar pencetak gol terbanyak sementara, yakni Lionel Messi dan Kylian Mbappe.

Seusai laga, Oyarzabal menyatakan kepuasannya atas performa tim yang mampu mengatasi perlawanan fisik yang alot dari Austria.

“Saya senang karena saya bisa membantu tim saya. Kami berhasil lolos ke pertandingan berikutnya dan sekarang kami perlu istirahat,” ungkap Oyarzabal.

Ia mengakui bahwa Spanyol masih memiliki beberapa aspek teknis yang perlu dievaluasi untuk menghadapi babak selanjutnya.

Namun, ia menegaskan bahwa skuad asuhan pelatih Spanyol siap menghadapi siapa pun, baik itu Portugal maupun Kroasia.

“Kroasia atau Portugal? Saya tidak tahu. Saya punya teman di setiap tim, jadi ayo lawan mereka,” tutup pemain berusia 29 tahun tersebut.

6e18784ac0d38a4df3961d7350797c12.jpg
FeedSport

Ringkasan Berita: Inggris lolos ke 16 Besar Piala Dunia 2026 setelah meraih kemenangan comeback 2-1 atas RD Kongo Harry Kane menjadi pahlawan kemenangan dengan mencetak dua gol di babak kedua Harry Kane dan timnas Inggris akan menantang Meksiko pada perebutan tiket perempat final TRIBUNNEWS.C0M – Giliran Harry Kane menjadi pahlawan kelolosan Inggris ke babak 16 Besar Piala Dunia 2026. Ketangguhan Tim Tiga Singa akan diuji Meksiko pada perebutan…