Tapanuli Utara – Bantuan logistik terus mengalir ke Tapanuli Utara, Sumatera Utara, bagi korban banjir bandang yang terjadi pada Senin (1/12/2025). Relawan berupaya menjangkau seluruh warga terdampak meski akses masih menjadi kendala.
Ketua DPD PSI Tapanuli Utara, Aswin Lumbantobing, menyatakan pihaknya telah menyalurkan bantuan kebutuhan dasar sejak posko didirikan. Bantuan didistribusikan ke titik-titik pengungsian dan rumah warga.
“Sembako, BBM, selimut, pakaian, genset, sayuran, dan buah-buahan sudah kami salurkan,” kata Aswin.
Medan yang berat menjadi tantangan utama. Jalan putus dan cuaca hujan menghambat proses distribusi bantuan ke sejumlah wilayah.
“Kendala di lapangan masih berupa jalan putus, longsor, dan cuaca hujan. Namun, distribusi tetap berjalan,” jelasnya.
Aswin memastikan kebutuhan pangan warga saat ini terpenuhi. Pihaknya terus berupaya agar tidak ada lokasi yang terlewat dari bantuan.
Relawan kembali menyalurkan bantuan hari ini, meliputi kebutuhan pokok hingga perlengkapan kebersihan.
Sebelumnya, Basarnas mencatat 33.620 jiwa dievakuasi dari wilayah terdampak banjir dan longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Kabasarnas RI, Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii, menyebutkan 33.173 jiwa dievakuasi selamat, 447 jiwa meninggal dunia, dan 399 jiwa masih dalam pencarian.
“Keberhasilan evakuasi ini berkat peran potensi SAR yang mencapai lebih dari 5.000 personel di Sumatera Utara dan ratusan di Aceh serta Sumatera Barat sejak 25 November,” kata Syafii.














