Showbiz

Pemain Preman Pensiun Berduka, Nandi Juliawan “Encuy” Meninggal Dunia

167
×

Pemain Preman Pensiun Berduka, Nandi Juliawan “Encuy” Meninggal Dunia

Sebarkan artikel ini
0d0456763803cc505da932c70e40a141.jpg
0d0456763803cc505da932c70e40a141.jpg

Jakarta – Para pemain sinetron Preman Pensiun berduka atas meninggalnya rekan mereka, Nandi Juliawan, pemeran Encuy. Nandi Juliawan wafat pada Sabtu, 6 September 2025, dan diduga meninggal karena bunuh diri.

Kabar duka ini disampaikan oleh sejumlah pemain sinetron tersebut. Fajar Khuto, pemeran Ujang, mendoakan mendiang Nandi melalui akun Instagram-nya pada Minggu (7/9/2025). “Semoga amal ibadahnya diterima di sisi-Nya,” tulis Fajar.

Pemeran Otang, Donna Wisnu Wardhana, turut mengungkapkan, “Innalillahi wa inna ilaihi raji’un dado.” Ia juga memohon maaf dan doa untuk Nandi Juliawan. “Maafkan adik saya (Nandi Juliawan) kalau ada salah ya semua,” tambahnya.

Ucapan duka juga datang dari Sandi Tile serta Abenk Marco, pemeran Kang Cecep. “Innalillahi wa innailaihi rojiun. Saya tahu encuy orang baik semoga amal ibadah encuy diterima Allah SWT,” tulis Sandi.

Abenk Marco menambahkan, “Satu lagi sahabat pergi di sinetron Preman Pensiun, Rest in Peace,. ‘Encuy’ Doa terbaik untukmu sobat.” Ia mendoakan keluarga mendiang Nandi agar tabah dan sabar. “Dan buat keluarga yang ditinggalkan semoga diberikan kesabaran dan ketabahan, Amin Yra,” harapnya.

Kasatreskrim Polres Garut, AKP Joko Prihatin, mengonfirmasi bahwa Nandi meninggal dunia diduga karena bunuh diri. Peristiwa tragis itu pertama kali diketahui pada Sabtu (6/9/2025) malam.

Saat itu, istri korban menemukan suaminya sudah tidak bernyawa di samping tangga rumah mereka, usai pulang berjualan di kawasan Garut Kota. “Korban ditemukan meninggal di dekat tangga,” ujar Joko pada Minggu (8/9/2025) pagi.

Setelah mendapat laporan, petugas dari Polsek Karangpawitan bersama Unit Inafis Polres Garut langsung mendatangi lokasi kejadian. Saat tiba di tempat kejadian perkara (TKP), korban sudah dalam kondisi meninggal dunia. Pihak keluarga menolak untuk dilakukan autopsi terhadap jenazah.

Kepergian Nandi Juliawan menyusul sejumlah rekan sesama pemain Preman Pensiun yang lebih dulu berpulang.

Mereka adalah Roy Chunonk (Maman Suherman, meninggal pada 2014), Didi Petet (Kang Bahar, meninggal pada 2015), Firmansyah Pitra (Kang Pipit, meninggal pada 2021), dan Muhamad Jamasari (Kang Gobang, meninggal pada 2025).

Bunuh diri bisa terjadi di saat seseorang mengalami depresi dan tak ada orang yang membantu. Jika Anda memiliki permasalahan yang sama, jangan menyerah dan memutuskan mengakhiri hidup. Anda tidak sendiri. Layanan konseling bisa menjadi pilihan Anda untuk meringankan keresahan yang ada. Untuk mendapatkan layanan kesehatan jiwa atau untuk mendapatkan berbagai alternatif layanan konseling, Anda bisa simak https://www.intothelightid.org/tentang-bunuh-diri/layanan-konseling-psikolog-psikiater/