Cianjur – Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, pengusaha, dan pekerja sebagai fondasi utama dalam menghadapi tantangan ekonomi global.

Ia mengatakan, kolaborasi yang berlandaskan semangat gotong royong menjadi kunci untuk menjaga daya saing tenaga kerja Indonesia di tengah ketidakpastian dunia.

Pernyataan itu disampaikan Yassierli dalam forum silaturahmi bersama mitra strategis ketenagakerjaan di Ciloto, Cianjur, Rabu (6/5/2026). Dalam pertemuan tersebut hadir Menteri Lingkungan Hidup sekaligus Ketua Umum KSPSI, Mohammad Jumhur Hidayat, serta perwakilan asosiasi pengusaha dan serikat buruh.

Yassierli menegaskan, pembangunan sektor ketenagakerjaan tidak dapat hanya bertumpu pada kebijakan formal atau teknologi semata. Menurut dia, nilai-nilai sosial dan kebersamaan harus menjadi penggerak utama agar pembangunan berjalan berkelanjutan.

“Semangat kebersamaan adalah modal sosial kita. Dengan kolaborasi yang kuat antara pemerintah, dunia usaha, dan pekerja, kita mampu menjaga keseimbangan sosial sekaligus meningkatkan daya saing tenaga kerja nasional,” ujar Yassierli.

Pemerintah, kata Yassierli, berkomitmen untuk terus mendorong inisiatif yang tidak hanya berfokus pada peningkatan kompetensi teknis, tetapi juga mempererat solidaritas antar-pemangku kepentingan. Langkah itu dinilai penting untuk menciptakan iklim kerja yang kondusif di tengah dinamika perubahan zaman.

Senada, Menteri Lingkungan Hidup sekaligus Ketua Umum KSPSI, Mohammad Jumhur Hidayat, menyambut positif forum silaturahmi tersebut. Ia menilai pertemuan itu menjadi ruang strategis untuk menyatukan visi dalam menghadapi tantangan global yang semakin kompleks.

“Kekompakan antara pemerintah, pengusaha, dan pekerja adalah bukti bahwa tantangan sebesar apa pun dapat kita hadapi jika kita menjaga kebersamaan,” kata Jumhur.

83175 mtwzykyk00gmmtal3n5kvxmf79fnutdz

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *