Liège – Musisi Amerika, Tucker Zimmerman, meninggal dunia pada Sabtu (17/1/2026). Ia wafat dalam usia 84 tahun.
Zimmerman meninggal dalam kebakaran rumahnya di Saint-Georges-sur-Meuse, Liège, Belgia.
Istrinya, Marie-Claire Lambert, yang telah bersamanya lebih dari 50 tahun, juga tewas.
Tetangga melihat api di rumah Zimmerman sekitar pukul 8 pagi.
Petugas pemadam kebakaran tiba, tetapi bangunan sudah dilalap api.
“Pemeriksaan forensik dan medis memastikan bahwa keduanya meninggal akibat asfiksia,” demikian laporan Stereogum, Senin (19/1/2026).
Pihak berwenang menyatakan kebakaran itu tidak disengaja.
Brian Tucker Zimmerman lahir pada 14 Februari 1941 di California Utara.
Ia belajar biola sejak kecil dan pindah ke Roma di usia 20-an untuk menekuni komposisi musik.
Zimmerman aktif bermain di berbagai grup rock dan jazz.
Karier rekaman Zimmerman dimulai pada 1968 dengan album debut “Ten Songs”.
Album tersebut diproduseri Tony Visconti, kolaborator David Bowie.
Bowie menyebut “Ten Songs” sebagai salah satu album favoritnya.
Zimmerman menetap di Belgia dan menjadi terkenal di Eropa.
Pada pertengahan 1980-an, Zimmerman fokus pada komposisi tradisional, menulis fiksi, dan puisi.
Ia kembali bermusik pada 2003, dengan album “Walking On The Edge Of The Blues”.
Album tersebut menampilkan putranya, Quanah Zimmerman, dan bassist Jeff Van Gool.
Tahun 2024 menjadi tahun produktif bagi Zimmerman.
Ia merilis tiga album studio bersama Tucker Zimmerman Trio.
Selain itu, ia juga merilis album solo “I Wonder If I’ll Ever Come True” dan album “Dance Of Love”.
“Dance Of Love” melibatkan band Big Thief sebagai backing band dan produser.
Album ini juga menampilkan vokal tamu dari Marie-Claire Lambert.
Album terakhirnya, “Music By River Words By Ear”, dirilis pada Juli 2025.







