Fenesia – Presiden Prabowo Subianto resmi memberhentikan Hasan Nasbi dari jabatan Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO) pada perombakan kabinet yang dilakukan Rabu (17/9/2025). Posisinya kini digantikan oleh Angga Raka Prabowo, yang memimpin Badan Komunikasi Pemerintah (BKP) sebagai lembaga pengganti PCO.

Pemberhentian Hasan Nasbi ini menandai berakhirnya dinamika panjang sejak ia mengajukan pengunduran diri pada April 2025. Sebelumnya, Presiden Prabowo sempat menolak surat pengunduran dirinya dan meminta Hasan untuk tetap melanjutkan tugas di PCO.

Pada 21 April 2025, Hasan Nasbi mengirimkan surat pengunduran diri kepada Presiden melalui Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. Ia juga mengumumkan keputusan tersebut melalui akun Instagram pribadinya, menegaskan bahwa itu adalah hasil pertimbangan matang dan bukan keputusan emosional.

Selama menjabat, Hasan beberapa kali menuai sorotan publik. Salah satunya terkait komentarnya mengenai teror kepala babi yang ditujukan kepada seorang jurnalis. “Sudah dimasak saja, sudah dimasak saja,” ucap Hasan kala itu, Jumat (21/3/2025). Pernyataan tersebut kemudian dikritik oleh Presiden Prabowo sebagai ucapan yang teledor dan keliru.

Meski telah mengajukan pengunduran diri, Hasan Nasbi sempat kembali hadir dalam sidang kabinet paripurna pada 5 Mei 2025. Ia bahkan disapa langsung oleh Presiden Prabowo. Sehari setelahnya, Selasa (6/5/2025), Hasan menyatakan batal mundur dan kembali berkantor di PCO atas perintah langsung dari Presiden untuk meneruskan tugas dan memperbaiki hal-hal yang belum baik.

Namun, tarik-ulur tersebut akhirnya berakhir dengan pengumuman perombakan kabinet oleh Presiden Prabowo pada Rabu (17/9/2025). Dalam perombakan tersebut, Hasan Nasbi diberhentikan dari Kepala PCO. Angga Raka Prabowo, yang juga menjabat Wakil Menteri Komunikasi dan Digital, ditunjuk sebagai Kepala BKP. Perombakan ini juga mencopot sejumlah pejabat lain, termasuk Erick Thohir dari Menteri BUMN dan AM Putranto dari Kepala Staf Kepresidenan.

Setelah resmi digantikan, Hasan Nasbi menyampaikan pesan perpisahan melalui akun resmi PCO. Ia meminta maaf atas segala kesalahan selama memimpin dan menyatakan bangga bisa melewati satu tahun yang tidak mudah bersama timnya. Hasan juga menitipkan harapan agar lembaga pengganti PCO tetap berkomitmen melayani publik.

Hasan Nasbi lahir di Bukittinggi, Sumatera Barat, pada 11 Oktober 1979. Ia menempuh pendidikan Ilmu Politik di Universitas Indonesia. Kariernya dimulai sebagai wartawan pada 2005, kemudian peneliti di Pusat Kajian Politik UI hingga 2008. Ia mendirikan lembaga survei Cyrus Network dan dikenal sebagai konsultan politik nasional. Namanya melejit saat menjadi bagian tim pemenangan Joko Widodo-Basuki Tjahaja Purnama di Pilkada DKI 2012 dan mendirikan gerakan Teman Ahok pada 2017. Ia mendukung Joko Widodo di Pilpres 2014 dan 2019, sebelum beralih mendukung Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka pada Pemilu 2024 dan dipercaya menjabat Kepala PCO di Kabinet Merah Putih.

83175 mtwzykyk00gmmtal3n5kvxmf79fnutdz

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *