Berita

Gempa M4,9 Guncang Sibolga, Sumatera Utara Akibat Aktivitas Megathrust

445
×

Gempa M4,9 Guncang Sibolga, Sumatera Utara Akibat Aktivitas Megathrust

Sebarkan artikel ini
e734e961a78565ab49488e7da785d82b.jpg
e734e961a78565ab49488e7da785d82b.jpg

Nias Selatan – Pulau Sumatera kembali diguncang gempa bumi berkekuatan Magnitudo 4,9 pada Selasa malam, 2 Desember 2025, dengan pusat di laut 91 kilometer tenggara Nias Selatan, Sumatera Utara. Guncangan dari gempa yang dipicu aktivitas subduksi lempeng megathrust ini dirasakan nyata di Sibolga dan Humbang Hasundutan, melengkapi rentetan peristiwa geologi di tengah penanganan darurat bencana hidrometeorologi di sebagian besar wilayah Sumatera.

Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono, mengonfirmasi bahwa hasil analisis menunjukkan parameter terkini gempa tersebut adalah M4,9. Pusat gempa berada pada kedalaman 33 kilometer, menjadikannya kategori gempa dangkal.

Guncangan intensitas III MMI dirasakan di Sibolga dan Humbang Hasundutan, di mana getaran terasa nyata di dalam rumah, seperti ada truk besar melintas. Sementara itu, warga di Nias Barat merasakan guncangan lebih lemah, pada skala intensitas II MMI. BMKG memastikan gempa ini tidak berpotensi tsunami.

Peristiwa seismik ini terjadi di tengah kondisi darurat bencana hidrometeorologi yang melanda luas di Sumatera bagian utara. Banjir, banjir bandang, dan tanah longsor yang dipicu hujan ekstrem dampak Siklon Tropis Senyar telah merenggut ratusan korban jiwa serta meratakan banyak permukiman di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Sebelumnya, serangkaian gempa juga mengguncang wilayah Sumatera. Pada 25 November, gempa darat berkekuatan M4,7 dan M3,7 mengguncang Bener Meriah, Aceh. Guncungan terasa hingga skala IV MMI, menyebabkan banyak orang di dalam rumah merasakan getaran dan membuat jendela serta pintu berderik.

Hanya berselang dua hari, pada 27 November, gempa bumi dengan Magnitudo 6,3 berpusat di laut, 62 kilometer barat laut Sinabang, Aceh. Guncangan terkuat mencapai skala IV MMI di Simeulue, dan getarannya juga dirasakan luas hingga Banda Aceh dan Medan, mengindikasikan tingginya aktivitas tektonik di sepanjang patahan Sumatera.

7708174bdce75da89a9be7c83dcd7314.jpg
Berita

Ringkasan Berita: Timnas Voli Putri U-18 Indonesia bangkit dari ketertinggalan satu set untuk mengalahkan Mongolia 3-1 (22-25, 25-20, 25-12, 25-17) pada laga klasifikasi peringkat ketujuh AVC Girls U18 2026. Kemenangan tersebut memastikan Srikandi Muda menutup kejuaraan dengan finis di posisi ketujuh Asia setelah sebelumnya gagal melaju ke semifinal. Dominasi Indonesia terlihat sejak set kedua, dengan permainan yang semakin solid baik dalam…