Jakarta – Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Dave Laksono, mendesak pemerintah Indonesia untuk memperkuat diplomasi dengan Iran terkait akses perlintasan kapal di Selat Hormuz.
Hal ini disampaikan setelah adanya sinyal positif dari Iran terhadap dua kapal Pertamina.
Dave menyambut baik perkembangan ini sebagai hasil komunikasi diplomatik yang efektif.
Namun, ia mengingatkan agar pemerintah tidak cepat berpuas diri.
Langkah lanjutan tetap diperlukan untuk menjaga stabilitas pasokan energi nasional.
“Kita harus siaga dan menyiapkan berbagai macam rencana kontigensi untuk mengevakuasi WNI kita yang berada di wilayah terdampak bila mana situasi kerap berkembang jauh,” kata Dave.
Dave juga meminta pemerintah menyiapkan strategi berlapis untuk menjaga ketersediaan energi dan bahan bakar.
Ia menekankan pentingnya diversifikasi sumber energi.
Selain itu, ia mendorong pemerintah mengedepankan diplomasi yang tegas namun bersahabat.
Diplomasi harus berorientasi pada kepentingan nasional dan dilakukan secara konsisten.
“Dari sisi keamanan, eskalasi konflik dapat memunculkan resonansi politik dan ideologis di berbagai belahan dunia. Indonesia, sebagai negara dengan populasi Muslim terbesar, perlu menjaga ketenangan masyarakat serta memastikan perbedaan pandangan tidak berkembang menjadi polarisasi yang merugikan persatuan bangsa,” jelasnya.














