Jakarta – Denada akhirnya mengungkap rahasia besar yang tersimpan selama 24 tahun terkait keberadaan anak kandungnya, Ressa Rizky Rosano. Ia memberanikan diri menceritakan kebenaran tersebut kepada putrinya, Aisha Aurum, sebagai upaya memperbaiki kesalahan masa lalu.
Denada mengaku menyesal karena selama puluhan tahun tidak mengakui Ressa sebagai anaknya. Kini, ia berkomitmen untuk bersikap terbuka dan tidak ingin mengulangi kesalahan yang sama di masa depan.
“Akhirnya tahu, dari aku, langsung aku ceritain. Aku tidak mau kesalahan yang pernah aku lakukan ini terulang kembali, jadi Aisha harus tahu dari mulutku sendiri,” ujar Denada.
Dalam proses penyampaian kabar tersebut, Denada melibatkan psikolog untuk memastikan kondisi mental Aisha tetap terjaga. Upaya tersebut membuahkan hasil positif karena Aisha mampu menerima kenyataan bahwa ia memiliki seorang kakak.
Setelah keterbukaan itu, Denada langsung mengambil langkah untuk mempertemukan kedua anaknya. Ia telah meminta Ressa untuk datang ke Singapura, tempat Aisha tinggal saat ini.
“Aku bilang ke Ressa, ‘Nang, ayo ke Singapura supaya bisa bertemu dengan adiknya’. Ressa juga bilang ‘ayo ibu, mau’,” ungkapnya.
Kisah keluarga ini sebelumnya sempat menjadi sorotan publik setelah Ressa mengajukan gugatan perdata terhadap Denada di Pengadilan Negeri Banyuwangi pada 26 November lalu.Jakarta – Denada akhirnya mengungkap rahasia besar yang selama 24 tahun ia simpan rapat terkait keberadaan anak kandungnya, Ressa Rizky Rosano. Pengakuan ini disampaikan langsung kepada putrinya, Aisha Aurum, sebagai langkah memperbaiki kesalahan masa lalu.
Denada mengaku sangat menyesali keputusannya yang sempat tidak mengakui Ressa selama puluhan tahun. Kini, ia berkomitmen untuk bersikap terbuka kepada Aisha agar kesalahan serupa tidak terulang kembali.
“Akhirnya tahu, dari aku, langsung aku ceritain. Aku tidak mau kesalahan yang pernah aku lakukan ini terulang kembali, jadi Aisha harus tahu dari mulutku sendiri,” ujar Denada.
Dalam proses penyampaian kebenaran tersebut, Denada melibatkan psikolog untuk mendampingi Aisha. Langkah ini diambil untuk memastikan kondisi mental sang putri tetap terjaga saat menerima informasi yang cukup mengejutkan tersebut.
Upaya tersebut membuahkan hasil positif. Denada bersyukur karena Aisha mampu menerima kenyataan bahwa ia memiliki seorang kakak kandung dengan baik.
Setelah keterbukaan tersebut, Denada langsung mengambil langkah konkret untuk mempererat hubungan keluarga. Ia telah meminta Ressa untuk datang ke Singapura, tempat Aisha tinggal saat ini, agar kedua anaknya dapat saling mengenal.
“Aku bilang ke Ressa, ‘Nang, ayo ke Singapura supaya bisa bertemu dengan adiknya’. Ressa juga bilang ‘ayo ibu, mau’,” ungkapnya.
Kisah keluarga ini sebelumnya sempat menjadi sorotan publik setelah Ressa mengajukan gugatan perdata terhadap Denada di Pengadilan Negeri Banyuwangi pada 26 November lalu.














