Jakarta – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) membuka saluran telepon darurat (hotline) untuk membantu warga mencari anggota keluarga yang hilang kontak akibat banjir dan longsor di Sumatra Utara.
Langkah ini diambil menyusul lumpuhnya jaringan komunikasi di sejumlah wilayah terdampak bencana.
BNPB mengaktifkan hotline dari Posko Utama di Tarutung, Tapanuli Utara.
Warga yang kesulitan menghubungi sanak saudara dapat menghubungi nomor 0811-6164-5500.
Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, mengimbau masyarakat untuk memberikan data lengkap keluarga yang dicari.
“Di nomor ini, warga yang masih kesulitan menghubungi sanak keluarganya di daerah terdampak bisa mengirimkan data keluarganya, nama, umur, jenis kelamin, dan alamat,” kata Abdul dalam keterangan video, Jumat (28/11/2025).
BNPB akan memetakan aduan yang masuk untuk menentukan langkah selanjutnya dalam pencarian dan konfirmasi status warga.
Abdul juga berharap operator telekomunikasi segera memulihkan jaringan di wilayah terdampak.
“Kami mengharapkan pihak provider telekomunikasi bisa segera memulihkan akses komunikasi di daerah-daerah terdampak,” ujarnya.
Gangguan komunikasi massal ini dipicu oleh matinya 495 site telekomunikasi di Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan, dan Kota Sibolga.
Ribuan warga dilaporkan kehilangan kontak dengan keluarga mereka akibat bencana ini. Beberapa laporan bahkan menyertakan titik lokasi terakhir korban sebelum komunikasi terputus, yang dinilai sangat penting untuk mempercepat penelusuran di lapangan.







